JAKARTA –
**Borneonews - Washington**, Calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, menegaskan pentingnya Amerika Serikat untuk memenangkan persaingan teknologi yang berlangsung melawan China. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia berpartisipasi dalam debat presiden AS, di mana ia berhadapan langsung dengan saingannya dari Partai Republik, Donald Trump. Harris berpendapat bahwa untuk mencapai kemenangan dalam perlombaan teknologi, Amerika Serikat perlu meningkatkan produksi *microchip*. Ia menyatakan, "Kebijakan kita terhadap China harus memastikan bahwa Amerika Serikat dapat memenangkan kompetisi abad ke-21. Ini berarti berorientasi pada rincian yang diperlukan, memperkuat hubungan dengan sekutu, serta berinvestasi dalam teknologi yang berbasis di tanah air." Ia menekankan bahwa fokus utama haruslah pada pengembangan di bidang *Artificial Intelligence* dan *Quantum Computing*. Selama debat, Harris juga memberikan kritik kepada Trump, menuduh mantan presiden tersebut telah menjual *chip* buatan Amerika kepada China, yang berpotensi membantu negara tersebut untuk meningkatkan dan memodernisasi kekuatan militernya. Dalam konfrontasi tersebut, Harris menegaskan bahwa tindakan Trump pada dasarnya telah merugikan kepentingan Amerika Serikat dan berkontribusi pada penguatan posisi China di kancah global. ANTARA