JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menginformasikan bahwa pembangunan landasan pacu atau *runway*, jalur *taxi*, serta apron di bandara yang terletak di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah rampung. Basuki menjelaskan, "Pembangunan bandara Insya Allah telah selesai. Hari ini saya ingin melihatnya secara langsung karena besok Presiden Republik Indonesia akan melakukan kunjungan ke sana. Untuk prasarana *runway*, *taxi*, dan apron, semuanya sudah beres," ungkap Basuki saat konferensi pers di Jakarta. Dalam hal operasional bandara, Basuki menegaskan bahwa hal tersebut akan sangat bergantung pada keputusan Menteri Perhubungan karena berkaitan dengan kelayakan fungsi bandara. Menurutnya, menteri terkait telah mengirimkan tim untuk melakukan uji kelayakan di lokasi tersebut. "Penempatan tim uji kelayakan fungsi adalah tanggung jawab Menteri Perhubungan. Mereka sudah ada di sana untuk melakukan pengecekan," tuturnya. Ia juga menyebutkan bahwa pemasangan lampu-lampu untuk *runway* adalah salah satu hal yang masih tersisa. "Saya berharap instalasi lampu-lampu tersebut dapat segera diselesaikan," tambah Basuki. Hari ini, Basuki merencanakan keberangkatan dari Jakarta menuju IKN pada pukul 13.00 WIB. Sementara itu, Kementerian Perhubungan telah melaksanakan proses kalibrasi untuk berbagai fasilitas dan peralatan di Bandara Nusantara. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bandara siap beroperasi dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan. Proses kalibrasi bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan berlangsung dengan baik. Selain itu, hal ini juga bertujuan agar semua peralatan yang mendukung transportasi udara berfungsi secara akurat dan efektif. Proses kalibrasi juga mencakup pengujian dan penyetelan bagi peralatan pendaratan seperti radar serta sistem navigasi. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan bahwa setelah tahap kalibrasi ini selesai, bandara akan siap untuk digunakan, termasuk untuk kunjungan kerja presiden. Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan berkantor di IKN mulai dari 11 September hingga 19 Oktober, dan dalam waktu dekat akan menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan IKN. ANTARA