JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen Pol. Eddy Hartono, mengungkapkan komitmennya untuk menuntaskan semua tanggung jawab yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo terkait upaya penanggulangan terorisme di Indonesia. Dalam pernyataannya di Istana Negara Jakarta, Eddy Hartono menekankan pentingnya pelaksanaan tugas ini dengan seksama. Eddy menyampaikan bahwa BNPT akan memprioritaskan tiga komponen krusial dalam mencegah terorisme, yaitu kesiapsiagaan nasional, *counter-radicalization*, dan *deradicalization*. Menurutnya, pelaksanaan arahan dari Presiden harus dilakukan sebaik-baiknya agar tujuan dapat tercapai dengan efektif. Lebih lanjut, Hartono menyatakan bahwa BNPT akan meneruskan strategi yang telah dirumuskan oleh pejabat sebelumnya, yaitu Komjen Rycko Amelza Dahniel. Ia menegaskan bahwa BNPT akan bertindak sebagai koordinator dalam mengintegrasikan usaha dari berbagai kementerian dan lembaga dalam rangka pencegahan terorisme yang lebih terstruktur. Hartono juga menambahkan bahwa kehadiran negara dalam upaya pencegahan terorisme sangat penting. Dia mengingatkan bahwa Presiden telah memberikan instruksi yang jelas kepada BNPT mengenai kebutuhan untuk aktif terlibat dalam kegiatan pencegahan. Dengan langkah-langkah tersebut, BNPT berharap dapat menjalankan penanggulangan terorisme di Indonesia secara lebih baik dan efektif, sehingga keamanan nasional tetap terjaga. Keterlibatan aktif semua pihak menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah terorisme yang masih menjadi tantangan di masyarakat. ANTARA