SURABAYA –
**Borneonews - Pamekasan**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, baru-baru ini mengungkapkan adanya ratusan data pemilih ganda terkait calon pemilih dalam Pilkada serentak 2024. Temuan tersebut menunjukkan bahwa total calon pemilih yang teridentifikasi sebagai data ganda mencapai 709 orang. Dari jumlah tersebut, 451 di antaranya adalah pemilih laki-laki, sementara 258 sisanya merupakan pemilih perempuan. Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Pamekasan, Mohammad Halili, menjelaskan bahwa data ganda ini ditemukan di berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS), baik yang bersifat khusus maupun yang reguler. Penemuan ini dihasilkan setelah para petugas penyelenggara pemilu di level desa, yang dikenal sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS), melakukan pengecekan ulang atas Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang sebelumnya telah ditetapkan oleh KPU. Menurut Halili, dalam proses pengumuman DPS, sejumlah data pemilih ganda terdeteksi. Menanggapi hal ini, KPU Pamekasan telah memberikan instruksi kepada petugas penyelenggara pemilu di tingkat desa dan kecamatan untuk segera melakukan perbaikan. Saat ini, tim KPU Pamekasan tengah bekerja untuk memastikan bahwa setiap pemilih hanya terdaftar satu kali, sehingga tidak ada data ganda yang tersisa. Halili juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk proaktif dalam memantau apakah mereka terdaftar sebagai calon pemilih dalam Pilkada serentak 2024. Sesuai dengan ketentuan dari KPU Republik Indonesia, pelaksanaan Pilkada serentak dijadwalkan akan berlangsung pada 27 November 2024. Di Pamekasan, pemungutan suara Pilkada akan dijadwalkan di 1.270 TPS yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan. Jumlah calon pemilih yang terdaftar dalam DPS untuk Pilkada 2024 di daerah ini mencakup 666.992 jiwa, dengan rincian terdiri dari 321.992 laki-laki dan 345.000 perempuan. Hingga saat ini, terdapat tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan yang telah mendaftarkan diri ke KPU Pamekasan. Pasangan tersebut adalah KH Kholilurrahman dan Sukriyanto yang diusung oleh koalisi Partai Demokrat, Gelora, PAN, dan Partai Nasdem; Fattah Jasin dan Mujahid Ansori yang didukung oleh koalisi PBB, PKS, Gerindra, Golkar, PSI, Garuda, dan PKB; serta pasangan Mohammad Baqir Aminatullah dan Taufadi yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hanura, dan Perindo. ANTARA