**Borneonews - Depok**, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, yang terletak di Jawa Barat, telah mengambil langkah signifikan dengan resmi menutup tempat pembuangan akhir (TPA) sampah liar yang berada di Kecamatan Limo. Penutupan ini merupakan upaya untuk menjaga kebersihan serta mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di kota tersebut.
Kepala DLHK Kota Depok, Abdul Rahman, menyatakan bahwa penutupan ini diiringi dengan kebijakan terkait pembuangan sampah. Lima truk yang telah terdaftar diizinkan untuk langsung membuang sampah ke TPA resmi, yaitu di TPA Cipayung. Di sisi lain, truk yang membawa sampah dari luar wilayah Depok diminta untuk tidak membuang sampah di lokasi tersebut dan harus kembali.
Abdul Rahman juga menekankan bahwa DLHK akan melakukan pengawasan yang ketat terhadap truk sampah dari luar daerah. Langkah ini diambil untuk mencegah adanya pembuangan sampah liar yang dapat merugikan lingkungan. Pengawasan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di kalangan masyarakat.
Untuk mengurangi tekanan pada TPA Cipayung, DLHK mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari rumah. Abdul Rahman mengimbau agar masyarakat berusaha mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan, dengan memulai dari tingkat rumah tangga. Salah satu cara yang disarankan adalah dengan membuat *biopori organik*.
Abdul Rahman menjelaskan bahwa DLHK telah menetapkan standar pembuatan *biopori organik* agar setiap rumah dapat memiliki fasilitas tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah, terutama limbah sisa makanan yang sering kali menjadi kontributor utama.
Melalui inisiatif ini, DLHK Depok berharap dapat menurunkan volume sampah yang masuk ke TPA Cipayung secara signifikan. Selain itu, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar juga akan meningkat, demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
ANTARA
DLHK Depok Tutup TPA Sampah Liar, Ajak Masyarakat Berpartisipasi
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







