**Borneonews - Jakarta**, Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, memberikan kesempatan kepada Panitia Khusus (Pansus) Haji yang dibentuk oleh DPR untuk melakukan penyelidikan terkait tuduhan adanya konspirasi dalam penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2024. Pernyataan ini disampaikan sebagai respon terhadap temuan Pansus yang menunjukkan bahwa terdapat 3.503 calon haji khusus yang diberangkatkan tanpa masa tunggu.
Yaqut menekankan bahwa isu tersebut merupakan bagian dari materi yang bisa diungkap oleh Pansus. Ia mengungkapkan, "Benar atau tidak, itu bukan ranah kita. Jika Pansus menemukan bukti, silakan dipublikasikan. Saya mendukung langkah tersebut." Pihaknya akan bersikap terbuka dan ingin memberikan penjelasan yang jelas, tidak hanya kepada Pansus Haji, tetapi juga kepada masyarakat umum mengenai proses penyelenggaraan Ibadah Haji 2024.
"Penjelasan yang kami sampaikan tentunya menjadi konsumsi publik. Sejak awal, kami berharap Pansus dapat menjalankan tugasnya dengan objektif dan adil, sehingga kami juga bisa menyampaikan informasi dengan benar kepada masyarakat," lanjut Yaqut.
Wakil Ketua Pansus Haji 2024, Marwan Dasopang, sebelumnya mengungkapkan bahwa terdapat 3.503 calon haji yang diberangkatkan pada tahun 2024 meskipun tanpa masa tunggu. Ia menyatakan, "Ada individu yang sudah mendaftar dan mendapatkan keberangkatan tanpa menunggu sama sekali. Ini mencolok dan perlu dicermati."
Marwan juga menggarisbawahi bahwa ketidakadilan muncul karena masih banyak calon haji khusus lainnya yang lebih lama menunggu, bahkan mencapai tujuh tahun, tetapi tidak mendapatkan kesempatan untuk berangkat. Ia menekankan pentingnya aspek keadilan dalam proses ini: "Ada orang yang telah menunggu selama 7 tahun untuk haji khusus, dan sejumlah orang lainnya bahkan menunggu hingga 25 tahun untuk haji reguler. Di beberapa daerah, masa tunggu bisa mencapai 48 tahun. Namun, tiba-tiba ada individu yang berangkat tanpa menunggu," tuturnya.
Pernyataan ini menyoroti tantangan dalam menyeimbangkan akses dan keadilan bagi seluruh calon jemaah haji, terutama dalam konteks pengelolaan sumber daya dan prioritas pemberangkatan dalam program haji yang setiap tahunnya menarik perhatian banyak pihak.
ANTARA
Penyelidikan Dugaan Konspirasi Penyelenggaraan Haji 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Komentar (0)
Memuat komentar…







