BORNEONEWS, Sampit - Seorang ibu pedagang sayur di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi korban begal di Jalan Wengga Metropolitan, Kecamatan Baamang, Rabu, 11 September 2024.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Korban yang saat itu pulang berbelanja dari pasar untuk berjualan tiba-tiba dihadang oleh pelaku di tengah jalan.
Korban dianiaya menggunakan benda tumpul oleh pelaku dan mengambil barang-barang seperti uang tunai senilai Rp700 ribu dan satu buah handphone milik korban.
Menurut keterangan warga sekitar bernama algifari, setelah mengalami kejadian tersebut korban berjalan kaki dari lokasi pemukiman warga untuk meminta pertolongan.
"Saya waktu itu sedang tidur, lalu kaget mendengar ada suara tangisan perempuan didepan warung. Kemudian saya keluar korban sudah dalam kondisi lembam," kata Algifari, Rabu, 11 September 2024.
--page
Saat ini korban telah mendapat perawatan medis di RSUD dr. Murjani Sampit, karena mengalami luka serius di wajah korban akibat pukulan yang dilayangkan oleh pelaku.
Korban juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, berharap pelaku cepat ditangkap oleh pihak berwajib.
"Memang jalan itu sangat sepi dan rawan terjadi aksi kejahatan. Sebelumnya juga pernah hampir terjadi kejadian seperti ini tetapi waktu itu beruntung korban berhasil menyelamatkan diri," ungkap warga tersebut. (BUDDI RAHMAT H/j)









