**Borneonews - Jakarta**, Psikolog Halina Maulidha, M.Psi, mengingatkan kepada orang tua agar lebih waspada terhadap penggunaan gadget oleh anak-anak mereka. Ia menekankan pentingnya pemahaman mengenai peringkat atau *rating* permainan yang diperuntukkan bagi anak-anak.
Menurut Halina, orang tua perlu tidak hanya memahami konten yang disajikan dalam permainan, tetapi juga simbol-simbol atau tanda-tanda yang tertera pada permainan tersebut. Hal ini akan mempermudah mereka dalam menilai keamanan permainan bagi anak-anak sesuai dengan usia mereka.
Orang tua perlu memahami, ungkap Halina dalam sebuah diskusi daring yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta. Ia juga menegaskan bahwa meskipun anak terlihat sedang menikmati kartun, tidak selalu berarti konten yang ditayangkan tersebut sesuai. Ada kartun yang berisi tema LGBT hingga pornografi, tambahnya.
Halina menjelaskan bahwa tampilan visual permainan dan tontonan bisa jadi menipu, sehingga banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa tayangan atau permainan yang dimainkan anak tidaklah cocok. Misalnya, permainan *Grand Theft Auto* (GTA) yang saat ini banyak dimainkan oleh anak-anak. Banyak orang tua yang tidak menyadari apa saja yang terkandung dalam permainan tersebut, sehingga mereka cenderung membiarkan anak-anak mereka berpartisipasi tanpa pengawasan yang memadai.
Permainan ini mengandung unsur kekerasan dan pornografi. Dampaknya, anak-anak bisa tiba-tiba berperilaku agresif, seperti memukul atau menendang, yang mungkin disebabkan oleh apa yang mereka lihat dalam permainan ini, jelas Halina.
Oleh karena itu, Halina menekankan bahwa orang tua perlu terus belajar dan memahami permainan serta tontonan yang diakses oleh anak-anak mereka. Jika suatu permainan atau tayangan dinilai tidak sesuai, orang tua harus berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada anak-anak dan menawarkan alternatif yang lebih sesuai untuk mereka.
Dengan menerapkan pendekatan ini, anak-anak akan lebih terlindungi dari pengaruh negatif yang mungkin timbul dari permainan atau tontonan yang tidak pantas. Dampak positifnya, diharapkan kelak generasi remaja yang berkualitas dapat mewujudkan cita-cita Indonesia Emas, tutup Halina dengan optimisme.
ANTARA
Pentingnya Pengawasan Orang Tua Terhadap Penggunaan Gadget Anak
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Yusril: Kebijakan Publik Harus Berorientasi Kepentingan Masyarakat
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
Komentar (0)
Memuat komentar…







