**Borneonews - Palu**, Pemerintah Kota Palu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat prasejahtera di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah. Upaya ini dilakukan melalui penerapan prinsip *infak* dan *sedekah* sebagai bentuk intervensi sosial.
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido, menekankan bahwa kehadiran pemerintah bertujuan untuk menjamin kehidupan yang layak bagi warga. Dalam acara penyerahan bantuan paket sembako yang digagas oleh Baznas, ia menyatakan pentingnya kolaborasi ini bagi kesejahteraan masyarakat.
Reny menambahkan, bantuan sosial yang disalurkan oleh Baznas sejalan dengan kebijakan pembangunan yang dicanangkan oleh Pemkot Palu. Dengan kata lain, pemerintah daerah secara aktif terlibat dalam kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baznas, sebagai lembaga resmi yang dibentuk untuk mengelola dana zakat, *infak*, dan *sedekah*, diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam upaya pemerintahan untuk mensejahterakan rakyat. Melalui pengelolaan amanah tersebut, Baznas bertujuan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi, terutama di kalangan warga prasejahtera yang sangat memerlukan perhatian khusus.
Ketua Baznas Kota Palu, Muchlis A Mahmud, menjelaskan bahwa lembaganya memiliki lima program prioritas yang diselaraskan dengan program-program Pemkot Palu. Program tersebut meliputi Baznas Sehat, Baznas Cerdas, Baznas Peduli, Baznas Takwa, serta Baznas Sejahtera. Setiap program dirancang untuk menjangkau delapan golongan atau *asnaf* yang berhak menerima zakat, sehingga sinergi bersama pemerintah daerah semakin kuat.
Menurut Muchlis, Baznas juga terlibat aktif dalam upaya menurunkan angka *stunting* atau gizi buruk pada anak-anak. Bantuan sosial berupa pangan sehat untuk anak-anak yang terindikasi mengalami *stunting* menjadi salah satu fokus utama.
Pada penyaluran bantuan kali ini, yang berlangsung di wilayah Kecamatan Palu Selatan, sebanyak 403 orang menjadi penerima manfaat. Mereka terdiri dari berbagai kelompok, termasuk penerima bantuan untuk anak-anak *stunting*, pendidikan, dan kesehatan, serta tenaga honorer, guru ngaji, penyandang disabilitas, dan janda dhuafa, di antara lainnya.
Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp245 juta, yang mencakup paket sembako dan uang tunai sebesar Rp250 ribu per orang. Kegiatan ini direncanakan akan dilanjutkan secara berkesinambungan untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
ANTARA
Pemkot Palu dan Baznas Bagikan Bantuan untuk Warga Prasejahtera
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Komentar (0)
Memuat komentar…







