BANDA ACEH –
**Borneonews - Aceh Timur**, Jawa Tengah dan Kepulauan Riau menunjukkan performa yang menjanjikan dalam upaya mereka untuk melaju ke babak semifinal di nomor kuadran cabang olahraga *sepak takraw* pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Menggelar pertandingan di Gedung Idi Sport Center, Kabupaten Aceh Timur pada hari Rabu, tim Jawa Tengah berhasil membuka peluang ke semifinal setelah meraih kemenangan atas tim tuan rumah, Aceh, dengan skor 2-0. Angka-angka yang dicatat dalam pertandingan ini adalah 15-13 dan 15-9, mencerminkan daya juang tinggi dari para atlet. Di sisi lain, Kepulauan Riau juga tidak mau kalah. Mereka berhasil mengatasi tantangan yang diberikan oleh tim dari Lampung dengan hasil serupa, yaitu 2-0, dengan skor per set 15-11 dan 15-8. Kedua tim ini kini menantikan kesempatan untuk melaju lebih jauh dalam turnamen ini. Jawa Tengah tergabung dalam Grup A bersama Aceh dan Gorontalo. Sementara itu, Kepulauan Riau berada di Grup B yang berisi Sumatera Utara dan Lampung. Dengan performa yang ditunjukkan, baik Jateng maupun Kepri memiliki potensi besar untuk melanjutkan perjalanan mereka. Pelatih tim Jawa Tengah, Triaji, mengakui bahwa anak-anak asuhnya mengalami ketegangan saat bertanding melawan Aceh. Dia mencatat bahwa Aceh sebelumnya berhasil meraih dua medali emas, sehingga memberikan motivasi yang sangat tinggi bagi para atlet Aceh. Namun, Triaji merasa bangga karena timnya dapat mengatasi tekanan dan menutup pertandingan dengan kemenangan yang meyakinkan. “Saya mengamati permainan Aceh berkembang pesat, terutama dalam hal penyelesaian akhir. Namun, anak-anak kami mampu menandingi semangat tersebut dan meraih hasil yang baik,” tutur Triaji. Di lain pihak, Joni Susilawanti, pelatih Kepulauan Riau, mengungkapkan meskipun timnya meraih kemenangan, mereka masih perlu beradaptasi dengan kondisi lapangan. Dia mencatat bahwa ini adalah pertandingan pertama, sehingga anak-anak belum sepenuhnya tampil lepas. “Kami sangat berharap pada pertandingan berikutnya, para atlet dapat menampilkan performa maksimal dan bermain lebih lepas. Selain itu, kami juga memantau tim-tim di grup lain untuk mempersiapkan strategi menghadapi mereka,” pungkas Joni Susilawanti, mencerminkan fokus dan kesiapan timnya dalam melanjutkan kompetisi ini. ANTARA