PALU –
**Borneonews - Palu**, Radio Republik Indonesia (RRI) Palu di Sulawesi Tengah baru saja melaksanakan upacara penyulutan *Obor Tri Prasetya* sebagai bagian dari tradisi yang diadakan setiap tahunnya, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 lembaga penyiaran publik tersebut. Upacara ini dianggap sebagai simbolisasi tekad dan komitmen para insan RRI dalam mengabdi kepada masyarakat melalui penyajian informasi yang jujur, independen, edukatif, dan inklusif. Kepala Bagian Tata Usaha RRI Palu, Victorianus, menyatakan bahwa penyulutan *Obor Tri Prasetya* diadakan setiap tahun untuk mengingat kembali nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Prasetya RRI. Nilai-nilai ini meliputi semangat pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat, yang harus diemban melalui penyiaran yang netral serta bertanggung jawab. Dalam pesannya, Victorianus mengajak semua insan RRI untuk memperkuat komitmen dalam menyalakan semangat kebangsaan. Ia menekankan pentingnya memperkuat dasar-dasar nasional dan menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan RRI. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Menghadapi tantangan globalisasi yang semakin menguat, Victorianus juga mengingatkan bahwa perkembangan informasi sangat mempengaruhi kinerja penyiaran. Oleh karena itu, RRI diharapkan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas penyajian berita agar tidak kalah saing dengan media massa lainnya. RRI memikul tanggung jawab untuk memajukan bangsa dan negara melalui siaran yang berkualitas. Lebih lanjut, momen HUT ke-79 ini menjadi sangat penting bagi RRI untuk memperkuat tekad dalam menanggapi perubahan zaman, terutama di tengah transformasi digital yang terjadi saat ini. Victorianus menyatakan bahwa RRI berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang berkualitas dan tetap menjadi rujukan utama bagi informasi masyarakat Indonesia. Ia juga berharap agar kolaborasi di antara seluruh insan RRI dapat semakin kuat. Kolaborasi ini memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas berita yang disajikan, di mana persaingan dengan media massa lainnya harus dijaga dalam aspek kecepatan penyajian berita dan keakuratan sumber informasi. ANTARA