SURABAYA –
**Borneonews - Mojokerto**, Pemerintah Kota Mojokerto, yang terletak di Jawa Timur, telah melaksanakan penyaluran bantuan kepada 115 penyandang disabilitas yang berasal dari kalangan kurang mampu. Bantuan ini merupakan kerjasama dengan Balai Margo Laras dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang mencakup penyediaan sembako serta alat bantu mobilitas. Penjabat Wali Kota Mojokerto, M Ali Kuncoro, menjelaskan pada Rabu bahwa paket bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan pokok. Paket sembako tersebut terdiri dari beras, minyak goreng, mie telur, ikan kaleng, biskuit, madu, teh celup, dan minuman bergizi. Selain itu, terdapat juga paket peralatan rumah tangga seperti deterjen, sabun cuci piring, sabun mandi, sikat gigi, pasta gigi, sampo, dan handuk. Lebih lanjut, pada kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan berupa alat bantu seperti kursi roda, tongkat untuk penyandang tunanetra, serta *walker* bagi mereka yang memerlukan. Alat-alat ini diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari penyandang disabilitas. M Ali Kuncoro menekankan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen dari pemerintah kota untuk mewujudkan inklusivitas dan kesetaraan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas yang tinggal di Mojokerto. Melalui bantuan ini, diharapkan mereka dapat lebih mudah dalam memenuhi kebutuhan harian dan memperoleh akses yang lebih baik untuk beraktivitas. Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di dalamnya penyandang disabilitas. Salah satu upaya tersebut diimplementasikan melalui program Neo Baksos MAK, yang dilaksanakan setiap hari Selasa, Rabu, dan Jumat. Dalam penjelasannya, M Ali Kuncoro juga menyampaikan bahwa Pemkot Mojokerto telah merumuskan kebijakan dan program agar penyandang disabilitas dapat menjalani kehidupan yang layak. Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian kepada orang lanjut usia yang kurang mampu agar mereka mendapatkan perlindungan serta pemenuhan hak-hak mereka secara optimal. ANTARA