**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengonfirmasi bahwa sebanyak 14 menara hunian yang ditujukan bagi pegawai negeri dan aparat keamanan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, telah sepenuhnya siap untuk dihuni.
Dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Rabu, beliau menegaskan bahwa semua menara tersebut saat ini telah dipersiapkan untuk menampung para pegawai negara yang akan secara bertahap dipindahkan ke ibu kota baru Indonesia. "Dari segi infrastruktur, (menara-menaranya) sudah siap," ujar Basuki.
Sebelumnya, pada tanggal 12 Agustus, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas menyampaikan target pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan semua 47 menara apartemen pada bulan Oktober tahun ini. Menurut Anas, kawasan tersebut dapat menampung sekitar 3.200 orang, jika semua pegawai negeri ditempatkan dalam unit perumahan bersama.
Namun, Anas menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan instruksi untuk menyediakan akomodasi terpisah bagi setiap pegawai negeri yang sudah menikah. Dengan demikian, menara tersebut bisa menampung sekitar 1.700 penduduk dengan pengaturan tersebut.
Secara keseluruhan, 47 menara hunian tersebut memiliki total 2.280 unit, di mana setiap unit memiliki luas 98 meter persegi dan setiap menara terdiri dari 12 lantai. Lantai satu dan dua digunakan untuk fasilitas umum, sedangkan 10 lantai sisanya diperuntukkan bagi hunian. Setiap unit dilengkapi dengan tiga kamar tidur.
Secara rinci, sebanyak 31 menara diperuntukkan bagi pegawai negeri dengan total 1.860 unit, tujuh menara untuk personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Badan Intelijen Negara (BIN), serta sembilan menara untuk anggota Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) yang mencakup total 960 unit.
Kementerian PUPR terus berkolaborasi dengan berbagai mitra untuk memastikan bahwa menara hunian yang mengadopsi konsep *smart home* ini terhubung dengan fasilitas penunjang seperti jaringan ritel, layanan ekspedisi, serta layanan perbankan.
ANTARA
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







