JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Tim drum band DKI Jakarta menunjukkan optimisme yang tinggi untuk meraih medali perdana dalam cabang olahraga drum band pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Keyakinan ini disampaikan oleh Kepala Pelatih, Sofuan, saat ditemui dalam acara lomba baris berbaris (LBB) dan lomba unjuk gelar (LUG) yang diadakan di GOR Futsal Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, Deli Serdang. Sofuan menegaskan bahwa baik pelatih maupun para pemain merasa yakin dapat memberikan performa terbaik. "Kami berharap hasil terbaik ini menjadi kebanggaan bagi kita semua," ujarnya. Meskipun hingga saat ini tim belum mengumpulkan medali dari enam nomor pertandingan yang telah dilaksanakan, persiapan yang matang tetap dilakukan. Dalam rangka meraih sukses, Sofuan menyatakan bahwa mereka telah mengatur waktu latihan dengan efisien, serta memastikan atlet mendapat cukup waktu istirahat. "Kami mengatur semua elemen, seperti pola latihan dan waktu istirahat, agar mereka dapat bermain dengan maksimal," lanjutnya. Hal ini mencerminkan komitmen yang tinggi dari tim DKI Jakarta untuk memaksimalkan potensi mereka di kompetisi ini. Pertandingan drum band dilaksanakan di Stadion Madya Atletik, Kawasan Sumut Sport Center, dengan enam nomor yang sudah dipertandingkan. Nomor-nomor tersebut meliputi lomba berbaris jarak pendek (LBJP) untuk kategori 400 meter putri dan putra, 800 meter campuran, 600 meter putri, 800 meter putra, serta 600 meter campuran. Dalam kategori LBB dan LUG, hanya ada empat provinsi yang berhasil melangkah ke final setelah melalui babak penyisihan pada 10 September, yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta. Sofuan juga mengakui bahwa tim dari tiga provinsi lawan merupakan pesaing tangguh. "Meskipun lawan sangat kuat, kami tetap optimis bisa meraih kemenangan pertama di cabang drum band dalam PON 2024," ujarnya. Diikuti oleh delapan provinsi dalam cabang olahraga ini, yaitu DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan DI Yogyakarta, membuat kompetisi ini semakin menarik untuk disaksikan. Tim DKI Jakarta tetap berpegang pada optimisme mereka dalam mengarungi ajang ini. ANTARA