PEKANBARU –
**Borneonews - Siak**, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau bersama dengan Kabupaten Siak telah melaksanakan panen raya sebagai bagian dari program zakat lumbung pangan padi di Kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bungaraya. Program ini merupakan inisiatif yang dikelola oleh para *mustahik*, atau penerima zakat, yang berusaha untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut. Wakil Ketua III Baznas Provinsi Riau, Mester Hamzah, mengungkapkan rasa syukur atas kontribusi para *muzaki* di Provinsi Riau, yang telah memberikan zakat mereka. Ia berharap, keberkahan rezeki akan senantiasa menyertai para *muzaki* tersebut. Dalam pelaksanaan program lumbung pangan ini, lahan yang digunakan memiliki luas tiga hektare, yang dikelola oleh 12 *mustahik*. Dari panen kali ini, dihasilkan sembilan ton padi yang akan diproses menjadi beras dan kemudian disalurkan melalui Bank Pangan Baznas Riau. Mester juga menambahkan, lahan yang digunakan dalam program ini akan dikelola dengan kontrak selama lima tahun ke depan. Ia berharap, ke depan program lumbung pangan ini dapat berlanjut sampai para penerima manfaat dapat mandiri dan tidak lagi bergantung kepada Baznas. Kepala Baznas Kabupaten Siak, Samparis bin Tatan, menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian para *mustahik*. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak. Ia berdoa agar program lumbung pangan ini dapat terus berlanjut dengan melibatkan lebih banyak *mustahik* di masa mendatang dan memberikan kesejahteraan bagi semua pihak yang terlibat. Dalam kesempatan yang sama, Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Siak, Rozi Chandra, menekankan bahwa panen raya ini merupakan bukti nyata dari sinergi yang baik antara berbagai instansi dan pemerintah. Ia menegaskan, acara panen raya ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah langkah nyata menuju penciptaan sentra pangan yang dapat meningkatkan kemajuan Kabupaten Siak secara keseluruhan. ANTARA