BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Koba**, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah mengambil langkah strategis dengan menyiapkan lahan seluas 30 hektare di Desa Nibung, Kecamatan Koba. Lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan kampus Politeknik Manufaktur (Polman). Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menjelaskan bahwa lahan yang disiapkan tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah yang telah dihibahkan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Dengan langkah ini, diharapkan akan terbuka lebih banyak ruang untuk pengembangan fasilitas pendidikan dan pendukung lainnya. Menurut Bupati, pihak Polman merasa tertarik untuk mendirikan kampus di Bangka Tengah karena keterbatasan lahan di lokasi kampus mereka saat ini, yang berada di Sungailiat, Kabupaten Bangka. Keterbatasan ini menghalangi pengembangan yang lebih luas, sehingga pemindahan ke lahan yang lebih strategis di Bangka Tengah menjadi pilihan yang baik. Pemkab Bangka Tengah percaya bahwa lahan yang disediakan sangat strategis dan representatif untuk keberadaan sebuah perguruan tinggi. Ini menunjukkan komitmen daerah dalam memajukan dunia pendidikan di Bangka Belitung. Bupati menegaskan, langkah ini bertujuan untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi pengembangan sumber daya manusia di daerah. Pembangunan kampus Polman di Bangka Tengah merupakan bagian dari komitmen kerja sama antara Pemkab dan manajemen Polman dalam meningkatkan sektor pendidikan di wilayah tersebut. Rencana ini bukan hanya sekadar kolaborasi, melainkan juga sebuah terobosan yang diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pendidikan di daerah. Dengan kehadiran kampus Polman, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang lebih unggul di Bangka Tengah. Bupati menyatakan keyakinannya bahwa langkah ini akan membawa kemajuan dan kemanfaatan yang besar bagi masyarakat lokal. ANTARA