**Borneonews - Bekasi**, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), yang mengelola lebih dari 676 kilometer jalur tol, tengah mempersiapkan layanan transaksi terbaik menjelang libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Persiapan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan bagi pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan pada masa tersebut.
Direktur Bisnis PT JTT, Pratomo Bimawan Putra, mengungkapkan bahwa perusahaan ini beroperasi dengan 114 gerbang tol dan 716 gardu layanan transaksi. Dari total tersebut, terdapat 201 gardu untuk akses masuk atau *entrance*, 269 gardu untuk akses keluar atau *exit*, serta 246 gardu yang menggunakan sistem terbuka atau *open system*.
Optimalisasi pelayanan di Tol Trans Jawa mencakup seluruh jalur yang dikelola oleh PT JTT, di antaranya Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Layang Mohamed Bin Zayed, Tol Palimanan-Kanci, serta Tol Batang-Semarang. Selain itu, jalan tol seperti Semarang Seksi A, B, C, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Surabaya-Mojokerto, Surabaya-Gempol, Gempol-Pasuruan, Gempol-Pandaan, hingga Pandaan-Malang juga masuk dalam cakupan layanan.
Pratomo juga menyatakan bahwa persiapan untuk gerbang dan gardu tol akan dilakukan secara maksimal untuk periode libur Maulid Nabi. Ini mencakup pemeliharaan rutin agar semua gardu transaksi dapat beroperasi dengan optimal. Diharapkan, gardu tol pada Ruas Jalan Tol Trans Jawa mampu berfungsi 100 persen dan waktu transaksi sesuai standar pelayanan yang telah ditentukan.
Sistem operasional gardu layanan transaksi juga disiapkan dalam kondisi siaga selama 24 jam. Pembagian waktu dilakukan dalam tiga shift, dengan tujuan agar semua gardu berfungsi dengan normal dan memungkinkan proses layanan transaksi berjalan tanpa hambatan.
Dalam rangka mengantisipasi potensi kemacetan, PT JTT bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Pengaturan tersebut termasuk skema lawan arah yang dapat diterapkan secara situasional untuk menjaga kelancaran perjalanan bagi pengguna tol.
Di sepanjang Tol Trans Jawa, terdapat 40 lokasi tempat istirahat atau *rest area* yang diperuntukkan bagi pengemudi dan penumpang untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan yang jauh. Fasilitas di tempat istirahat ini bervariasi, mulai dari pujasera, minimarket, toilet, SPBU, ATM, hingga bengkel, dengan sejumlah fasilitas isi ulang untuk uang elektronik pada Tipe A. Sementara itu, Tipe B menawarkan minimarket, toilet, ATM, dan fasilitas isi ulang uang elektronik.
PT JTT juga terus berkoordinasi untuk memastikan kelayakan tempat istirahat dengan memastikan ketersediaan air bersih, berfungsinya toilet, ketersediaan bahan bakar, serta manajemen arus lalu lintas yang baik di sepanjang jalur tol.
Menghadapi periode perjalanan yang sibuk ini, PT JTT mengimbau kepada semua pengguna jalan untuk selalu memastikan kendaraan berada dalam kondisi yang baik sebelum berangkat, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, serta mengisi bahan bakar. Jika merasa lelah saat berkendara, pengguna disarankan untuk memanfaatkan tempat istirahat yang telah disediakan.
"Demi keselamatan, pengemudi harus tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan yang berlaku di jalan tol. Informasi terkini mengenai lalu lintas di jalan tol dapat diakses melalui One Call Center yang beroperasi selama 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi *Travoy* versi 4.3 yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android," tambah Pratomo.
ANTARA
Jasamarga Transjawa Siapkan Layanan Optimal Jelang Maulid Nabi
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Komentar (0)
Memuat komentar…







