**Borneonews - Medan**, Jawa Timur menunjukkan dominasi yang mengesankan dalam cabang olahraga akuatik, khususnya disiplin loncat indah, pada hari keempat Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024. Pertandingan berlangsung di Kolam Renang Selayang, Medan, Sumatera Utara, pada hari Rabu.
Kontingen Jawa Timur, yang identik dengan warna hijau, berhasil meraih kesuksesan luar biasa dengan menyapu bersih dua medali emas yang diperebutkan pada hari ini. Medali tersebut diperebutkan dalam nomor papan 1 meter putri dan papan 3 meter putra.
Dalam nomor papan 1 meter putri, atlet asal Jawa Timur, Gladies Lariesa Garina Hagakore, mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali emas setelah mendapatkan nilai tertinggi, yaitu 245,20. Ini merupakan medali emas keempatnya di PON tahun ini.
Gladies menunjukkan performa yang sangat dominan dengan lima loncatan yang mengesankan. Dia memulai perlombaan dengan teknik *inward dive*, yaitu melompat ke belakang dengan rotasi ke depan, yang dilakukannya dalam posisi pike. Penampilan ini berhasil memikat perhatian penonton dan tujuh juri yang bertugas di arena. Semua juri, termasuk Bhumika Vyas dari India, memberikan nilai serempak 7,0 untuk loncatan pembuka Gladies, sehingga ia mengumpulkan 50,40 poin.
Tidak hanya itu, Gladies kembali menunjukkan kualitasnya dengan teknik-teknik lain yang juga tak kalah menarik. Dia melanjutkan penampilannya dengan loncatan *forward dive* yang terdiri dari 2,5 somersaults dalam posisi pike, serta *forward twisting dive* dengan 1,5 somersaults dan 1 twist dalam posisi free. Loncatannya yang keempat adalah *reverse dive*, telah menunjukkan kemampuannya dengan 2,5 somersaults dalam posisi tuck, dan ditutup dengan sangat baik melalui *backward dive* yang mengesankan dengan 1,5 somersaults dalam posisi pike.
Dengan hasil tersebut, Gladies memastikan medali emas di nomor ini dan berhasil mengalahkan Adreva Rasty Putri dari Sumatera Selatan yang menghuni posisi kedua dengan nilai 173,70. Sementara itu, atlet dari DKI Jakarta, Nur Mufiidah Sudirman, harus puas membawa pulang medali perunggu dengan nilai 171,20.
Sejak hari pertama penyelenggaraan, Gladies telah menunjukkan dominasi yang luar biasa. Sebelumnya, ia juga berhasil meraih medali emas di nomor sinkronisasi papan 3 meter putri bersama rekan-rekannya Linar Betiliana dan Della, serta di nomor sinkronisasi menara putri dan menara putri.
Di hari yang sama, Jawa Timur kembali menambah koleksi medali emasnya melalui Aldinsyah Putra Rafi di nomor papan 3 meter putra. Aldinsyah meraih nilai tertinggi dengan total 353,70 dari lima loncatan yang dilakukannya. Ini adalah medali emas pertamanya selama berlaga di tiga edisi PON.
Aldinsyah berhasil mengalahkan Tri Anggoro Priambodo dari DKI Jakarta yang meraih medali perak dengan nilai 312,50, sementara M. Ridho Akbar dari Sumatera Selatan memperoleh medali perunggu dengan nilai 308,25.
Hingga hari keempat kompetisi, Jawa Timur telah mengumpulkan total lima medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Di sisi lain, DKI Jakarta tercatat memperoleh tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
ANTARA
Jawa Timur Dominasi Loncat Indah, Sabet Empat Emas di PON 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
AC Milan Lanjutkan Catatan Tanpa Kalah Usai Menang 2-0 atas Udinese
573 Personel Dikerahkan Dalam Operasi Patuh Telabang 2026
Hujan Deras Guyur Sejumlah Lokasi di Taman Nasional Tanjung Puting
Sukardi Gau: Bahasa Indonesia Jadi Pemersatu di Tengah Keberagaman, Kalteng Punya 30 Bahasa Daerah
Putin Bantah Tudingan Rusia Provokasi Demonstrasi di Kawasan Eropa
Semarak Bulan Bahasa Digelar Serentak di 30 Balai Bahasa, Kalteng Angkat Seni dan Sastra
Komentar (0)
Memuat komentar…







