BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Mentok**, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengajak pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat untuk meningkatkan kegiatan dialog antarumat beragama. Hal ini diharapkan dapat menjaga situasi di daerah tersebut agar tetap aman, nyaman, dan damai menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Bupati Bangka Barat, Sukirman, dalam sebuah acara di Mentok, menyampaikan harapannya kepada pengurus FKUB yang baru saja dilantik untuk aktif berkontribusi dalam menjaga kedamaian selama proses Pilkada yang tahapannya sudah dimulai. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi ini, mengingat tahun ini Indonesia mengadakan pilkada secara serentak, yang tentunya memiliki potensi terjadinya gesekan di antara berbagai elemen masyarakat. Sukirman menambahkan bahwa potensi konflik dapat muncul dari aspek agama, sehingga ia meminta FKUB untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya ketegangan tersebut selama pelaksanaan pilkada. Penegasan tersebut disampaikan setelah pelantikan pengurus FKUB Kabupaten Bangka Barat untuk periode 2024-2029 yang berlangsung di Gedung Batu Rakit, Kompleks Perkantoran Pemkab. Dalam kesempatan itu, Sukirman berharap pengurus baru dapat menjalankan tugas dan fungsi mereka dengan baik, sehingga hubungan persaudaraan antarumat beragama di Bangka Barat dapat terjaga dan semakin erat. Ia menyatakan bahwa keberadaan FKUB yang merupakan forum dari berbagai kelompok agama dengan tujuan yang sama, yaitu menjadi duta kerukunan, sangat penting agar seluruh masyarakat dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dengan optimal. Bupati juga optimis bahwa FKUB di bawah kepemimpinan Ridwan Sahri dapat menjadi jembatan untuk membangun dialog antarumat beragama serta lintas kelompok masyarakat yang ada di daerah tersebut. Dengan mengedepankan semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong, Sukirman meyakini bahwa masyarakat Bangka Barat mampu menjaga kedamaian tidak hanya pada saat pemilihan umum, tetapi juga di masa-masa mendatang. ANTARA