JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang menerapkan pembangunan jaringan gas rumah tangga yang dikenal dengan istilah *jargas* di daerah Semarang dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Total sambungan yang direncanakan untuk dibangun mencapai lebih dari 6.000 unit, dengan PT Kian Santang Muliatama (KSM) bertindak sebagai kontraktor pelaksana. Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Budi Sidharta, menjelaskan bahwa *jargas* merupakan solusi yang menjanjikan untuk masa depan penggunaan energi dalam negeri. Dia menekankan pentingnya kemitraan dalam merealisasikan pemanfaatan *jargas* sehingga dapat memenuhi kebutuhan energi masyarakat secara optimal. Dalam pernyataannya, dia berharap kolaborasi ini dapat mendukung pencapaian target pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga. Penandatanganan kontrak kerjasama telah dilaksanakan antara Agung Kusbiantoro, Group Head City Gas Project PGN, dan Edy Nurhamid Amin, Direktur Utama KSM. Acara tersebut berlangsung di Jakarta pada hari Senin, 9 September 2024, dan dihadiri pula oleh Harry Budi Sidharta. Saat ini, terdapat sekitar 204.188 pelanggan rumah tangga di wilayah Semarang dan D.I. Yogyakarta yang berada dalam lingkup Sales and Operation Region III PGN. PGN juga berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan jaringan gas secara nasional dengan target 117.000 sambungan pada tahun 2024 dan meningkat menjadi 200.000 sambungan pada tahun 2025. Harry berharap bahwa KSM dapat menjalankan proyek ini dengan standar yang tinggi dalam hal keamanan, keselamatan, dan estetika. Dia mengungkapkan keyakinan bahwa peningkatan pemanfaatan gas bumi melalui *jargas* akan sangat mendukung upaya pemerintah dalam mempermudah akses energi kepada masyarakat. Lebih lanjut, dia menggarisbawahi bahwa peningkatan penggunaan *jargas* berpotensi mengurangi ketergantungan pada subsidi dan impor LPG, yang selama ini menjadi beban bagi anggaran negara. Edy Nurhamid Amin, selaku Direktur Utama KSM, mengungkapkan komitmennya untuk menjalankan proyek ini dengan dedikasi tinggi. Ia menekankan bahwa proyek *jargas* ini merupakan bagian dari program strategis nasional dan sangat diharapkan oleh masyarakat. Selain itu, dia menyatakan pentingnya mendukung pemanfaatan produk dalam negeri dalam proyek yang sedang dikerjakan, sebagai elemen dari visi untuk mendorong penggunaan produk lokal dalam industri migas, khususnya pada jaringan gas rumah tangga. ANTARA