**Borneonews - Jakarta**, Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) telah mengadakan konferensi bertajuk *Pengetahuan dari Perempuan* yang bertujuan untuk mempertemukan berbagai pihak yang berkomitmen dalam mengatasi isu penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Konferensi ini merupakan kegiatan keempat yang dilaksanakan oleh Komnas Perempuan bersama dengan mitra-mitranya.
Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani, mengungkapkan dalam sebuah webinar bahwa konferensi ini akan dihadiri oleh Forum Pengada Layanan (FPL), akademisi, serta mitra internasional yang peduli mengenai isu ini. Tujuan dari acara tersebut adalah untuk bertukar pengetahuan mengenai aspek-aspek penting dalam kekerasan yang dialami perempuan serta mengeksplorasi cara-cara untuk melanjutkan upaya penghapusan kekerasan tersebut.
Tahun ini, konferensi mengambil tema *Inovasi yang Inklusif untuk Pencegahan, Penanganan, dan Pemulihan Korban Kekerasan Berbasis Gender terhadap Perempuan*. Acara ini akan diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, pada tanggal 17 hingga 19 September 2024.
Andy Yentriyani menambahkan, tema yang diangkat pada tahun ini bertujuan untuk memperkenalkan praktik-praktik inovatif yang telah dilakukan dalam upaya menghapus kekerasan terhadap perempuan. Dengan demikian, berbagai isu serta ranah kekerasan dapat dibahas secara komprehensif.
Konferensi ini merupakan hasil kolaborasi antara Komnas Perempuan dengan Universitas Brawijaya serta Forum Pengada Layanan, menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan hak-hak perempuan dan serangkaian upaya untuk memberantas kekerasan berbasis gender di Indonesia.
ANTARA
Konferensi Pengetahuan dari Perempuan, Upaya Memberantas Kekerasan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







