**Borneonews - Jakarta**, Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengajak orang tua dan pendidik untuk aktif terlibat dalam pendampingan anak-anak agar dapat tumbuh menjadi pemimpin masa depan. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, dalam rangka perayaan Hari Anak Nasional ke-40 yang berlangsung pada Rabu lalu.
Dhany menekankan pentingnya melindungi hak-hak anak, termasuk hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, serta hak untuk mendapatkan perlindungan dan berpartisipasi. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak semua pihak untuk ikut berkontribusi dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu memimpin di masa yang akan datang.
Perayaan Hari Anak Nasional di Jakarta Pusat ini melibatkan berbagai kelompok anak, mulai dari usia dini (PAUD) hingga tingkat SMA, serta turut dimeriahkan oleh anak-anak dengan kebutuhan khusus dan penyintas kanker. Menurut Dhany, momen ini berfungsi sebagai pengingat bagi seluruh masyarakat mengenai masa depan bangsa, dengan menekankan peran penting anak-anak sebagai generasi penerus yang akan menjadi pilar negara dan dunia di masa mendatang.
Wali Kota juga mengibaratkan anak sebagai kombinasi antara *hardware* dan *software*. Ia menjelaskan bahwa selain aspek fisik dan kesehatan yang penting (aspek *hardware*), kesehatan mental dan emosional (aspek *software*) anak juga harus mendapatkan perhatian yang serius. Kesehatan jiwa sangat dipengaruhi oleh lingkungan yang kondusif, baik di dalam keluarga maupun di masyarakat.
Dhany menekankan, investasi dalam diri anak merupakan salah satu langkah krusial untuk masa depan. Anak-anak tidak hanya diharapkan menjadi penyokong keluarga, tetapi juga sebagai calon pemimpin yang mempersiapkan Indonesia menuju generasi emas di masa mendatang.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Rismasari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah di Jakarta Pusat. Seluruh rangkaian acara melibatkan sebanyak 143 anak dari PAUD hingga SMA, serta 46 anak berkebutuhan khusus dan 10 anak penyintas kanker.
Serangkaian kegiatan dalam acara tersebut mencakup hiburan seni dan budaya, serta penyerahan penghargaan kepada siswa-siswa berprestasi. Kehadiran anak-anak dengan kebutuhan khusus dan penyintas kanker dalam perayaan ini merupakan bagian dari upaya untuk merealisasikan hak yang setara dan perlindungan bagi semua anak.
Rismasari juga mengingatkan pentingnya melindungi anak-anak dari kekerasan, perkawinan usia dini, serta perundungan. Ia menekankan perlunya menghentikan semua bentuk kekerasan terhadap anak dan perempuan, demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi pertumbuhan anak-anak.
ANTARA
Dukungan Orang Tua dan Pendidik untuk Masa Depan Anak Pemimpin
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Komentar (0)
Memuat komentar…







