BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekitar 100 orang masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah berkumpul di Aula Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya untuk mengikuti Dialog Pencegahan Terorisme melalui Kemitraan Pemerintah, Pelaku Ekonomi dan Masyarakat Kalimantan Tengah yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Rabu (27/7/2016).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng, Habib H Said Ismail ini digelar dengan tujuan memetakan potensi yang menyebabkan munculnya paham radikalisme terorisme di provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" ini.
"Upaya penanganan terorisme yang dilakukan aparat selama ini tidak memutus kegiatan terorisme. Mereka malah mengubah pola kerja dengan merekrut para pemuda," ungkap Habib saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran.
Keragaman etnis dan komunitas lokal dikatakannya haruanya dapat bertoleransi. Namun jika ada perlakuan yang tidak adil dan kemiskinan, hal ini dapat memicu tindakan terorisme.
"Upaya pencegahannya ialah dengan menyebarkan informasi terkait terorisme ialah melalui kegiatan dialog seperti ini. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman gerakan terorisme dan faktor pendorong para pemuda terlibat gerakan ekonomi," tambahnya. (TESTI PRISCILLA/m)
Masyarakat Kalteng Bahas Pencegahan Terorisme
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Para Atletik Tutup Asian Para Games 2026 dengan 22 Medali
Menko Bahlil Bidik PNBP ESDM Capai Rp165 Triliun
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Monchengladbach Sudahi Rentetan Kekalahan dengan Bungkam Stuttgart
CBI Group Sudah Kirim 6.000 Liter BBM untuk Bantu Tangani Karhutla TNTP
Persib Bandung Alihkan Fokus ke Laga Hadapi Garudayaksa FC
Komentar (0)
Memuat komentar…







