**Borneonews - Jakarta**, KAI Logistik, yang merupakan anak perusahaan dari BUMN PT Kereta Api Indonesia (Persero), melaporkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kinerja angkutan limbah yang tergolong sebagai *B3*. Pada Agustus 2024, angkutan limbah B3 mencapai volume sebesar 1.500 ton, angka ini melampaui target yang ditetapkan yaitu sebanyak 1.135 ton, dengan peningkatan lebih dari 32 persen.
Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah, mengungkapkan bahwa selama semester pertama tahun 2024, total angkutan limbah B3 telah melebihi 2.250 ton. Dengan tambahan volume sebesar 2.300 ton pada bulan Juli dan Agustus, pencapaian ini menunjukkan bahwa kinerja volume angkutan limbah B3 dalam dua bulan tersebut telah melebihi capaian keseluruhan semester pertama tahun 2024.
Fredi mengungkapkan apresiasinya kepada para pelaku usaha, terutama pengelola limbah B3, yang memilih menggunakan moda kereta api sebagai alternatif dalam distribusi. Menurutnya, peran penting pelaku usaha, khususnya dalam pengelolaan limbah B3, sangat berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem lingkungan. Pemilihan moda kereta api sebagai pilihan transportasi yang ramah lingkungan selaras dengan upaya untuk mendukung keberlanjutan tersebut.
Sejak tahun 2018, KAI Logistik telah melayani jasa angkutan limbah B3. Fredi juga menambahkan bahwa sejak akhir 2023, perusahaan ini telah menghadirkan inovasi dalam metode pengangkutan. Metode yang sebelumnya menggunakan kontainer kini telah diperluas dengan menyediakan pilihan *roll off box*. Inovasi ini memungkinkan KAI Logistik untuk melayani berbagai jenis limbah B3 dan mendorong pengalihan volume angkutan dari truk ke kereta api.
Angkutan limbah B3 diharapkan tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga menawarkan sejumlah keunggulan lain. Beberapa diantaranya termasuk jaminan keamanan dan keselamatan yang ketat, yang bertujuan untuk meminimalisir risiko pencemaran lingkungan selama proses pengangkutan. KAI Logistik telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, melengkapi pengawalan serta melakukan pemeriksaan di empat titik pemberhentian.
Kinerja angkutan limbah B3 di KAI Logistik juga telah mendapatkan izin operasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Inovasi dalam penggunaan *roll off box* ini bahkan diakui dengan penghargaan Anugerah BUMN 2024 dalam kategori Terbaik II untuk Inovasi Bisnis Anak Perusahaan BUMN, yang diserahkan oleh BUMNTrack pada 13 Maret 2024.
Dalam laporan kinerja keseluruhan, KAI Logistik mengatur lebih dari 12 juta ton volume barang pada semester pertama 2024. Hingga Agustus 2024, KAI Logistik berhasil mengelola volume lebih dari 17 juta ton berkat produk-produk unggulan seperti KALOG Express, KALOG Plus, dan KALOG Pro. Memasuki semester kedua, perusahaan ini mengalami peningkatan di atas 20 persen dibandingkan dengan rata-rata capaian bulanan semester pertama. Selain angkutan batu bara dan layanan retail, angkutan limbah B3 juga menunjukkan peningkatan yang signifikan.
ANTARA
KAI Logistik Catat Peningkatan Angkutan Limbah B3 Signifikan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Komentar (0)
Memuat komentar…







