JAKARTA –
**Borneonews - Takengon**, Atlet triathlon asal Jawa Timur, Binta Erlen Salsabila, memiliki keinginan yang kuat untuk memperbaiki catatan waktu larinya. Hal ini diungkapkan setelah ia berhasil meraih medali emas dalam debutnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, yang merupakan salah satu perhelatan olahraga terbesar di Indonesia. "Saya bersyukur dengan hasil yang saya capai, namun saya ingin melakukan perbaikan lebih lanjut. Target saya adalah lari di bawah 40 menit," ungkap Binta kepada awak media. Binta berhasil menggondol medali emas setelah finis dengan waktu tercepat, yaitu 2 jam 9 menit dan 17 detik. Dalam cabang renang sejauh 1.500 meter, ia mencatatkan waktu 21 menit 37 detik. Ketika bertanding di jalur sepeda dengan jarak 40 kilometer, ia mencatatkan waktu 1 jam 3 menit 50 detik. Di tahap terakhir, lari sejauh 10 kilometer, Binta menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 42 menit 24 detik. Dalam kompetisi tersebut, Binta berhasil mengalahkan atlet tuan rumah, Renata Berliana Aditya, dengan selisih waktu 59 detik. Renata finis dengan catatan waktu 2 jam 10 menit dan 16 detik. Sementara itu, atlet dari Kalimantan Barat, Maharani Azhri Wahyuningtyas, meraih podium terakhir dengan waktu 2 jam 16 menit dan 39 detik, unggul 10 detik atas atlet dari Sulawesi Tengah, Nethavani Octaria, yang menempati posisi keempat. Setelah meraih medali, Binta menargetkan untuk dapat mewakili tim Merah Putih di berbagai ajang olahraga internasional, termasuk *SEA Games* dan *Asian Games*. Ia mengungkapkan bahwa nomor triathlon standar merupakan kategori baru yang ia geluti usai mengikuti Pra-PON. Sebelumnya, ia lebih sering berkompetisi di kategori sprint distance. Meskipun ada pergeseran kategori, Binta tidak menghadapi kendala yang berarti dalam proses adaptasinya di ajang multicabang nasional yang berlangsung setiap empat tahun tersebut. "Pengalaman saya sebelumnya berbeda karena saya berpartisipasi di nomor yang berbeda. Yang saya ikuti sebelumnya adalah sprint distance triathlon, sedangkan kali ini saya mengikuti standar. Ini adalah keikutsertaan kedua saya di kategori ini; pertama di Pra-PON dan kedua di PON," jelasnya. ANTARA