BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Arifin Noor, menginformasikan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada korban kebakaran. Tindakan ini diambil sebagai respons atas musibah yang dialami masyarakat. Pada hari Rabu, Arifin menyatakan bahwa Pemkot Banjarmasin menunjukkan simpati mendalam dan segera mengambil langkah untuk meringankan beban para korban, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka seperti pangan dan sandang. Bantuan ini disalurkan khusus kepada korban kebakaran yang terjadi di Jalan Maluku, Gang Baru, Kelurahan Pasar Lama, pada tanggal 7 September 2024. Dalam kunjungannya, Arifin menyerahkan paket sembako serta bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta kepada setiap kepala keluarga yang terdampak oleh kebakaran. Ini merupakan salah satu upaya Pemkot untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Lebih lanjut, Arifin menjelaskan bahwa sebelumnya Pemkot juga telah memberikan bantuan tanggap darurat segera setelah terjadinya insiden kebakaran tersebut. “Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya yang tengah mengalami kesulitan akibat musibah tersebut,” ujarnya. Arifin menekankan bahwa kebakaran di pemukiman kota sering terjadi, terutama karena banyak rumah di daerah tersebut yang memiliki konstruksi kayu dan sudah berusia tua. Oleh karena itu, dia menggarisbawahi pentingnya melakukan upaya pencegahan kebakaran ke depannya. Dalam penjelasannya, Arifin menyebutkan bahwa kebakaran umumnya disebabkan oleh korsleting listrik atau kelalaian saat memasak. Dia pun mengajak masyarakat bersama pihak terkait, termasuk petugas pemadam kebakaran dan relawan, untuk lebih proaktif dalam melakukan pencegahan kebakaran sejak dini. Arifin juga berharap agar para korban dapat bersabar dan segera pulih dari dampak musibah ini. Dia menegaskan komitmen Pemkot untuk terus memantau keadaan korban serta meningkatkan upaya mitigasi kebakaran di daerah-daerah yang rawan, dengan harapan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa yang akan datang. ANTARA