BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng berharap inovasi Tagihan Pajak Kendaraan Dinas (Tajak Kanas) Samsat Kasongan dapat mengoptimalkan pendapatan daerah.
“Dengan adanya inovasi yang dilakukan oleh UPTPPD Kasongan dapat mengoptimalisasi layanan kepada masyarakat/wajib pajak,” ungkap Anang Dirjo dalam keterangannya, baru baru ini.
Anang mengingatkan pentingnya sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan BBNKB dalam mendukung PAD Provinsi Kalimantan Tengah.
Selain itu, ia berharap adanya inovasi yang kami lakukan ini dapat mengurangi tunggakan pembayaran pajak kendaraan untuk mengoptimalkan PAD.
Langkah ini menjadi aksi mendukung terwujudnya Kalteng Makin bermartabat, elok, religius, kuat, amanah dan harmonis.
Sebagai informasi, UPT PPD Samsat merupakan unit layanan yang berfungsi sebagai tempat pengelolaan pendapatan daerah, khususnya yang terkait dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB), pengesahan STNK, dan penerbitan BPKB di Indonesia.
UPT PPD Samsat beroperasi di bawah koordinasi pemerintah daerah dan melibatkan kerjasama antara beberapa instansi, seperti Kepolisian, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), dan Jasa Raharja, untuk mempermudah pelayanan publik terkait administrasi kendaraan. (HERMAWAN DP/H)









