JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Stevanny Lie baru saja mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali emas keduanya untuk Sumatera Utara dalam cabang olahraga *dancesport* pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024. Medali emas terbaru ini diraih Stevanny di kategori Line Dancesport Samba Rumba yang diselenggarakan di Santika Dyandra, Medan, pada hari Rabu. Dalam kompetisi ini, ia mengikuti dua kategori, karena setiap atlet pada cabang *dancesport* diperbolehkan untuk berpartisipasi dalam maksimal dua kelas pertandingan. "Saya hari ini bermain lagi untuk kategori Line Dancesport Samba Rumba," jelas Stevanny. Ia pun merasakan kebahagiaan yang mendalam setelah berhasil menambah koleksi medali emas untuk daerahnya. Sebelumnya, pada hari Selasa, ia juga telah mengamankan medali emas dalam kategori Line Dancesport Cha Cha Jiva. “Saya sangat bersyukur kepada Tuhan. Ini adalah hasil dari kerja keras yang saya lakukan. Perasaan saya campur aduk; ada rasa senang, terharu, dan sedikit sedih, semuanya menyatu. Namun, yang terpenting adalah berusaha memberikan yang terbaik,” tuturnya. Stevanny, yang memiliki rambut pendek, mengungkapkan bahwa ia telah menekuni dunia *dancesport* sejak duduk di bangku SMA. Ia merasa bahwa awalnya perjalanan ini mungkin terlambat, terutama karena ia sudah berada di usia remaja ketika mulai belajar menari. "Saya mulai menari pada kelas tiga SMA; mungkin itu sedikit terlambat, tetapi saya terus berusaha karena saya percaya bahwa saya bisa," tambahnya. Namun, jalan yang dilaluinya tidak selalu mulus. Ia mengakui bahwa dukungan dari orang-orang terdekatnya sering kali kurang, terutama ketika berbicara tentang biaya yang harus dikeluarkan untuk mengikuti kompetisi di luar negeri. "Saya sering pergi ke luar negeri dan itu memang membutuhkan biaya yang cukup besar. Banyak yang meragukan, tetapi saya yakin suatu saat saya akan dapat membuktikan bahwa saya mampu,” ujarnya. Dengan keberhasilan meraih medali emas, Stevanny berharap pencapaiannya ini tidak hanya menjadi tolok ukur kesuksesan pribadi, tetapi juga dapat menginspirasi para atlet muda lainnya. Ia ingin menunjukkan bahwa kerja keras yang dilakukan tidak akan mengkhianati hasil. ANTARA