**Borneonews - Banda Aceh**, Asisten pelatih tim sepak bola Sulawesi Barat, Usman, mengungkapkan bahwa kekalahan 1-3 yang dialami oleh timnya melawan Papua Barat disebabkan oleh absennya sejumlah pemain utama. Pertandingan ini berlangsung dalam lanjutan Grup B Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang digelar di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, pada hari Rabu.
Usman menjelaskan, banyaknya pemain bintang yang tidak dapat bertanding akibat akumulasi kartu dan cedera telah mengurangi daya saing tim. "Kami tidak mampu meraih hasil maksimal karena banyak pemain utama yang terpaksa absen," ujarnya setelah pertandingan.
Dia juga menilai bahwa kurangnya kekuatan tim akibat ketidakhadiran pemain kunci menyebabkan pertandingan berlangsung berat sebelah, dengan Papua Barat mendapatkan keuntungan dari situasi tersebut. "Kami merasa bingung karena dengan terbatasnya pemain yang tersedia, kondisi ini sangat menyulitkan kami untuk menerapkan taktik yang telah disiapkan," tambah Usman.
Dengan hasil ini, dirinya harus menerima kenyataan bahwa timnya harus meninggalkan Tanah Rencong, lantaran langkah mereka harus terhenti di fase penyisihan Grup B PON XXI Aceh-Sumut. Sebelumnya, Papua Barat mengantongi kemenangan perdana dalam pertandingan cabang olahraga sepak bola pria dengan skor 3-1.
Seluruh gol Papua Barat dalam pertandingan ini diciptakan oleh Eduard Rocky Mandosir pada menit ke-17, Jhon Edward Josua yang mencetak gol melalui *penalty* pada menit ke-30, dan Reinhart Josia yang menjaringkan bola di menit ke-80. Sementara itu, gol satu-satunya bagi Sulawesi Barat dicetak oleh Roy Jardi pada menit ke-32 juga melalui *penalty*.
ANTARA
Kekalahan Sulawesi Barat, Absennya Pemain Utama Jadi Penyebab
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







