MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menekankan pentingnya seluruh pengurus Lembaga Kerja Sama Tripartit dan Dewan Pengupahan Kota Medan periode 2024-2027 untuk menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab. Dalam sebuah pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Medan, Bobby mengungkapkan bahwa individu yang dilantik memiliki peran vital dalam perekonomian lokal, karena mereka mencakup perwakilan pekerja dan pengusaha. Bobby mengingatkan bahwa keberadaan lembaga ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik pekerja maupun pengusaha. Ia menuturkan, "Kita perlu bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan dari masing-masing sektor," menekankan perlunya kolaborasi yang harmonis antara pekerja dan pengusaha. Bobby juga menyoroti pentingnya kesadaran bahwa pengusaha harus memperhatikan aspek kemanusiaan dalam operasional mereka. "Tidak seharusnya pengusaha hanya fokus pada keuntungan semata, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya bagi para pekerja," ujarnya. Ia menegaskan bahwa hubungan ini seharusnya saling mendukung agar keduanya dapat mengalami kemajuan yang signifikan. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyinggung isu ketidakpastian global yang saat ini dihadapi. Ia menjelaskan bahwa tantangan ini tidak hanya mempengaruhi skala nasional, tetapi juga berdampak di tingkat regional. Meski demikian, ia berharap kondisi ini tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk menuju visi besar Indonesia Emas pada tahun 2045. "Diperkirakan, pada tahun 2045, Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terkemuka di dunia. Untuk itu, kita perlu mempersiapkan diri dan menjadikan Kota Medan sebagai bagian dari kekuatan tersebut," tuturnya dengan penuh semangat. Kota Medan diharapkan semakin meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada. "Kita perlu mempersiapkan SDM yang unggul sesuai dengan permintaan pasar yang terus berkembang," kata Bobby, menambahkan pentingnya pelatihan dan peningkatan kemampuan kerja. Dari sisi dunia usaha, Bobby juga berupaya agar iklim investasi di Kota Medan tetap kondusif. Hal ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat setempat. "Kita harus menjaga iklim investasi yang menguntungkan dan bergerak menuju hilirisasi industri, dimulai dari Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara," ungkapnya. Dengan upaya bersama, Wali Kota yakin bahwa masa depan Kota Medan dan sekitarnya akan semakin cerah, serta memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat yang ada. ANTARA