**Borneonews - Banda Aceh**, Hafidz Kurnia Ramadan berhasil menyumbangkan medali emas kedua bagi Provinsi Jawa Barat pada cabang olahraga *hapkido* dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Keberhasilannya ini terjadi pada Rabu, dengan prestasi yang dicapai dalam nomor nak bop high jump putra.
Atlet berusia 21 tahun tersebut mencatatkan ketinggian 180 sentimeter di arena GOR KONI Aceh, Banda Aceh. Setelah pertandingan, Hafidz menyampaikan bahwa dirinya memang ditargetkan untuk membawa pulang medali emas, mengingat prestasinya di babak kualifikasi sebelumnya di mana ia juga meraih medali yang sama.
Hafidz mengungkapkan, "Kebetulan ditargetkan karena sebelum PON ada babak kualifikasi. Saya berhasil mendapatkan medali emas di sana, sehingga ini menjadi motivasi tambahan untuk mempertahankan medali emas saya di PON kali ini."
Sebelum pertandingan, ia mengaku sempat merasakan kecemasan yang besar, namun berhasil mengatasinya berkat bimbingan psikologis dari tim Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat. Hafidz mendapatkan dukungan dari seorang psikolog bernama Pak Doni, yang memberinya saran berharga mengenai cara berpikir saat kompetisi.
"Beliau mengingatkan saya untuk tidak terlalu fokus pada target, tetapi lebih kepada proses. Dengan begitu, pencapaian target akan menjadi sebuah bonus," ungkap Hafidz yang sebelumnya juga dikenal menekuni cabang olahraga *jiu-jitsu*.
Dalam pertandingan tersebut, medali perak diraih oleh atlet tuan rumah, Hurairah. Sementara itu, medali perunggu dibagikan kepada Muhammad Al Fajrin dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Muhammad Ivan Febrian dari Sumatera Barat.
Selain nomor nak bop high jump putra, pada hari yang sama juga berlangsung pertandigan di nomor nontarung lainnya, termasuk hyung perorangan putra dan perorangan putri. Pada nomor hyung perorangan putra, medali emas berhasil diraih oleh Novriza Nur Farezi dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sedangkan medali perak diraih oleh Angga Galih Hermanto dari Jawa Timur. Medali perunggu dibagi antara Gilang Prasadewo asal Jawa Barat dan Kharis Satria Mudali dari Jakarta.
Sedangkan pada nomor hyung perorangan putri, medali emas jatuh ke tangan Sylvia Candra Kurniawan, juga dari DIY. Intan Alifa Soraya dari Jawa Barat meraih medali perak, sementara Venesa Prisscilya dari Jakarta dan Ni Gusti Ayu Made dari Lampung masing-masing membawa pulang medali perunggu.
ANTARA
Hafidz Kurnia Ramadan Raih Medali Emas Kedua untuk Jabar di PON
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







