**Borneonews - Tabalong, Kalsel**, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia mengajak para pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menerapkan metode pembelajaran yang bertujuan membangun fondasi anak, dengan harapan dapat melahirkan generasi yang berkualitas dan berkarakter.
Sutanto, selaku Widya Prada Ahli Utama di Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek, menyampaikan ajakan tersebut dalam acara Jambore Adaro PAUD Berkarakter 2024 yang diselenggarakan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Sutanto menekankan pentingnya pendidikan di usia dini dalam membentuk dasar yang kokoh bagi anak-anak. Ia menyatakan, "Dengan menjalankan enam fondasi pembelajaran, para guru dapat mengenalkan nilai-nilai agama dan budi pekerti kepada para siswa.
Lebih lanjut, Sutanto juga menekankan perlunya memberikan pembekalan keterampilan sosial serta penguasaan bahasa yang baik agar anak-anak dapat berinteraksi dengan sehat serta produktif dengan teman-temannya. Dalam rangka ini, ia menjelaskan bahwa Kemendikbudristek saat ini sedang menjalankan program PAUD holistik integratif, yang ditujukan untuk mendukung pengembangan anak usia dini dengan memenuhi kebutuhan mereka secara beragam, terintegrasi, dan sistematis.
"Program ini bertujuan untuk menghubungkan semua kebutuhan siswa yang dikelola oleh berbagai instansi agar dapat menjadi satu kesatuan yang holistik dan integratif," tambahnya. Sutanto berharap, pemerintah daerah, khususnya Pemkab Tabalong, bersama mitra yang ada, termasuk Adaro Group, dapat berkolaborasi demi meningkatkan kapasitas dan kualitas lembaga PAUD yang ada.
Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Tabalong, Hamida Munawah, mencatat bahwa sebanyak 295 lembaga PAUD saat ini telah menerapkan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK), yang melibatkan 1.424 guru dan 12.253 peserta didik. Ia mengajak semua guru PAUD untuk terus meningkatkan kapasitas dan keterampilan sebagai pendidik yang handal dalam upaya mencetak generasi emas di masa depan.
Sementara itu, Mohammad Effendi, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN), menjelaskan bahwa Adaro Group telah membina lembaga PAUD sejak tahun 2011, dengan mencakup 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan guru-guru PAUD, yang mana capaian saat ini menunjukkan hasil yang sangat baik," tuturnya dengan rasa syukur.
ANTARA
Kemendikbudristek Dorong Pengembangan PAUD Berkarakter di Tabalong
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Komentar (0)
Memuat komentar…







