**Borneonews - Medan**, Cabang olahraga lari trail, yang juga dikenal sebagai lari lintas alam, akan dipertandingkan sebagai ekshibisi untuk pertama kalinya dalam event Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024. Dalam kompetisi ini, terdapat lima nomor yang akan dipertandingkan.
Upacara pembukaan cabang lari trail dilakukan di Kawasan Danau Toba, tepatnya di Tongging, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada hari Rabu. Acara ini menjadi tonggak baru bagi olahraga yang menarik ini.
Ketua Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI), Bima Arya, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap antusiasme dari Pengurus Provinsi ALTI. Menurutnya, pengurus tersebut telah berhasil mengirimkan atlet-atlet terbaik mereka ke ajang PON. Ia menyebutkan bahwa dari 24 Pengprov ALTI yang ada, sebanyak 21 provinsi telah mengirimkan perwakilan untuk berlaga. Tercatat, ada 155 atlet dan 67 ofisial yang terdaftar untuk mengikuti kompetisi ini.
Bima menjelaskan, para atlet berasal dari berbagai provinsi, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua Barat Daya, hingga Papua Pegunungan.
Provinsi DKI Jakarta ternyata menjadi kontingen dengan jumlah atlet terbanyak, yakni 30 atlet. Sementara itu, tuan rumah Sumatera Utara mengirimkan 22 atlet dan Jawa Barat berpartisipasi dengan 15 atlet.
Bima juga menambahkan bahwa para atlet akan bersaing memperebutkan total 30 medali dari lima nomor yang dipertandingkan, meliputi Vertikal 9K, Klasik Junior 12K, Klasik Senior 12K, Jarak Pendek 43K, dan Jarak Panjang 82K.
Ini adalah momen sejarah bagi lari trail yang pertama kali ikut serta dalam ekshibisi PON. Kami sangat senang melihat antusiasme atlet dari seluruh penjuru, mulai dari Aceh hingga Papua. Target kami adalah menjadikan lari trail sebagai cabang olahraga resmi di PON yang akan datang. Insya Allah, kita sudah siap untuk itu, ungkap Bima.
ALTI telah beroperasi sebagai induk organisasi sejak 2016, tepatnya sudah berusia delapan tahun. Sebelum terlibat dalam ekshibisi PON, selama dua tahun terakhir, ALTI telah melakukan berbagai upaya untuk memajukan dan memperkenalkan olahraga lari trail di Indonesia.
Organisasi ini juga telah menyelenggarakan dua kejuaraan nasional, salah satunya di Palu, Sulawesi Tengah, dan Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Dalam upaya memperkuat prestasi, ALTI secara rutin mengirim atlet-atlet terbaiknya ke kompetisi dunia dalam lari trail. Terbaru, atlet ALTI, Yusri Nanda, berhasil meraih medali emas pada *South Asia Trail Running Championship* (SATRC) di Bontoc, Filipina, pada bulan Juni lalu.
ANTARA
Lari Trail Pertama Kalinya Ikut Ekshibisi di PON 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







