JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengadakan pertemuan untuk membahas Rencana Jangka Panjang Pembangunan (RJPP) BUMN, yang bertujuan untuk merumuskan strategi keberlanjutan. Kegiatan ini diadakan dengan melibatkan sejumlah Direktur Utama dari berbagai perusahaan milik negara. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Erick menjelaskan bahwa pada sesi awal pertemuan, RJPP disampaikan oleh Direktur Utama PT PLN (Persero), PT Danareksa (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero). Ia menekankan pentingnya penyusunan data, konsep, dan strategi yang terstruktur dengan baik agar dapat menghasilkan tolok ukur yang jelas dan dapat diterapkan secara berkelanjutan. Dalam penjelasannya, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa fokus utama perusahaan adalah pada peningkatan pendapatan dan digitalisasi. Ia menyatakan, "Target kami hingga tahun 2028 adalah untuk meraih pertumbuhan dan memperkuat digitalisasi melalui PLN Mobile. Kami ingin menjadi perusahaan yang berorientasi pada masa depan." Selanjutnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menegaskan bahwa ada tiga hal penting yang perlu dilakukan dalam waktu lima tahun mendatang. Pertama, ia menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas untuk mengurangi ketergantungan pada impor, khususnya terhadap *import growth, gasoline*, dan elpiji. Kedua, Nicke menunjukkan komitmen untuk menurunkan emisi karbon sebagai bagian dari misi perusahaan untuk mencapai *net zero emission*. "Kami akan melakukan karbonisasi dari operasi yang ada saat ini. Ketiga, kami juga akan fokus pada hilirisasi dari sektor minyak dan gas, mengingat kebutuhan bahan bakar minyak diperkirakan akan menurun," jelasnya. Di sisi lain, Direktur Utama Danareksa, Yadi Jaya Ruchandi, menekankan bahwa Danareksa akan bertransformasi menjadi spesialis dalam bidang transformasi dan investasi yang berstandar internasional. "Kami ingin menjadi spesialis di bidang transformasi dan investasi dengan standar internasional, serta berfokus pada ekosistem di Danareksa maupun di dalam BUMN," tutupnya. Dengan adanya pembahasan ini, diharapkan BUMN dapat mengembangkan strategi yang lebih berkelanjutan dan adaptif dalam menghadapi tantangan masa depan. ANTARA