**Borneonews - Tanjungpinang**, PT Pelindo Multi Terminal dan Pemerintah Kota Tanjungpinang di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah menandatangani perjanjian kerja sama terkait kegiatan kepelabuhanan. Langkah ini diambil dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Acara penandatanganan kesepakatan berlangsung di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang pada hari Rabu. Direktur Strategi dan Komersial PT Pelindo Multi Terminal, Rizki Kurniawan, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan upaya untuk memperbaharui dan memperpanjang kolaborasi yang telah terjalin, khususnya dalam pengelolaan terminal penumpang.
Rizki menggarisbawahi pentingnya pelabuhan bukan hanya sebagai pintu masuk bagi penumpang dan barang, tetapi juga sebagai indikator perekonomian daerah. Dalam konteks ini, ia meminta dukungan dari berbagai kalangan untuk menjadikan Tanjungpinang sebagai pusat kegiatan pelabuhan yang strategis.
Ia juga menjelaskan bahwa PT Pelindo sedang mengeksplorasi potensi kerja sama lebih lanjut untuk meningkatkan perekonomian kota Tanjungpinang. Salah satu fokus utama adalah pengembangan sistem *ship to ship* dengan menggandeng pelabuhan-pelabuhan swasta. Rizki menambahkan bahwa PT Pelindo, setelah proses merger menjadi Pelabuhan Indonesia, kini memiliki *subholding* yang berfokus pada berbagai aspek kepelabuhanan.
Lebih lanjut, Rizki menyatakan komitmennya untuk mendukung Pemkot Tanjungpinang dalam memaksimalkan potensi seluruh kegiatan yang berkaitan dengan kepelabuhanan. PT Pelindo siap memberikan dukungan yang tidak hanya berkaitan dengan peningkatan layanan penumpang, tetapi juga semua aspek yang berkontribusi terhadap efisiensi operasional pelabuhan.
Sekretaris Daerah Tanjungpinang, Zulhidayat, menyambut baik kerja sama ini. Ia menyatakan bahwa kemitraan ini sangat penting untuk mengembangkan kegiatan kepelabuhanan yang diharapkan dapat memperkuat perekonomian daerah, mengingat Tanjungpinang memiliki potensi yang signifikan sebagai pusat aktivitas pelabuhan di wilayah Kepri.
Zulhidayat mengapresiasi sinergi yang telah terbangun antara Pemkot Tanjungpinang dan PT Pelindo (Persero) Regional I Cabang Tanjungpinang sejak awal tahun 2023. Ia menjelaskan bahwa salah satu aspek kerja sama adalah pengelolaan dana bagi hasil dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.
Sebagai langkah selanjutnya, Pemkot Tanjungpinang akan menunjuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) untuk melaksanakan perjanjian kerja sama tersebut. Perjanjian ini akan mengatur secara teknis hak dan kewajiban bagi kedua belah pihak dengan tujuan untuk mempercepat kemajuan sektor kepelabuhanan di Tanjungpinang.
Acara penandatanganan ini diharapkan menjadi momen penting dalam penguatan kerjasama antara PT Pelindo Multi Terminal dan Pemkot Tanjungpinang. Zulhidayat berharap bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang.
ANTARA
Kolaborasi Pelindo dan Pemkot Tanjungpinang Tingkatkan PAD dan Ekonomi
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







