MEDAN –
**Borneonews - Medan**, PT Pos Indonesia menetapkan target ambisius untuk membantu sebanyak tiga juta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun 2024. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam meningkatkan perekonomian di seluruh Indonesia. Saat ini, telah terdata sekitar 2,3 juta UMKM yang tercatat secara lengkap, baik melalui *by name, address* maupun produk. Pernyataan ini diungkapkan oleh Heri Nugrahanto, Wakil Presiden Corporate Communication PT Pos Indonesia, dalam sebuah acara di Medan pada hari Rabu. Menurut Heri, dukungan penuh akan diberikan kepada perkembangan UMKM di Indonesia, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan perekonomian di daerah tersebut. Heri menambahkan bahwa seluruh kantor Pos telah disiapkan untuk berfungsi sebagai showroom bagi UMKM. Untuk meningkatkan pelayanan, telah dirancang fasilitas seperti UMKM *corner* dan *fulfillment*, yaitu tempat penyimpanan sementara barang yang bertujuan untuk mengurangi biaya logistik. Lebih lanjut, Pos Indonesia juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menjadi agen pos. Keuntungan yang ditawarkan dalam program ini termasuk diskon 20 persen bagi agen, yang juga dapat berfungsi sebagai penghubung bagi UMKM di sekitarnya. Dengan cara ini, pengiriman barang oleh Pos dapat dilakukan langsung dari lokasi agen, sekaligus mendapatkan diskon tambahan sebesar 10 persen. Syarat untuk menjadi agen pos ini tidak memerlukan biaya pendaftaran. Namun, calon agen diharuskan memiliki fasilitas pendukung seperti komputer, *wifi*, timbangan, dan peralatan lain yang diperlukan. Ini merupakan bagian dari inisiatif Pos Indonesia untuk mempermudah pelaku UMKM di berbagai wilayah dalam mengirimkan produk kepada konsumen. Di sisi lain, PT Pos Indonesia, yang telah beroperasi selama 278 tahun, terus bertransformasi dalam bisnisnya. Langkah-langkah inovatif dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Hal ini termasuk digitalisasi produk, diversifikasi layanan, dan pemanfaatan teknologi otomasi untuk memberikan layanan kurir dan logistik yang lebih cepat dan efisien. Kini, Pos Indonesia tidak lagi sekadar perusahaan yang melayani pengiriman surat dan dokumen. Layanan yang ditawarkan juga mencakup logistik antar daerah dan negara, serta layanan *remitansi* dan *financial*. Salah satu bentuk inovasi yang diperkenalkan oleh Pos Indonesia adalah pembukaan Pos Bloc di berbagai kota besar, termasuk Pos Bloc Medan. Pos Bloc ini dirancang sebagai ruang kreatif bagi masyarakat, termasuk para pelaku usaha, komunitas, dan segmen masyarakat lainnya. Ini menunjukkan komitmen Pos Indonesia dalam mendukung ekosistem kreatif dan bisnis di tanah air. ANTARA