JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Para atlet yang berkompetisi dalam cabang olahraga bola voli indoor mengharapkan akses jalan menuju tempat pertandingan di Sumut Sport Center segera diselesaikan. Hal ini dinilai penting untuk kelancaran perjalanan mereka menuju lokasi perlombaan. Dalam pernyataannya, sejumlah atlet dari cabang voli indoor, seperti Shakira Dwi Kurnia Amanda dan Cindy Tiara Berliyan yang berasal dari DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa mereka harus menempuh jarak beberapa ratus meter untuk mencapai arena pertandingan. Situasi ini dianggap kurang ideal untuk para peserta. "Kami harus berjalan cukup jauh dari lokasi awal hingga lapangan. Seharusnya, ada akses jalan yang lebih langsung. Meskipun harus berjalan agak jauh, kami tetap bersemangat untuk bertanding," ungkap Shakira dan Cindy. Ersandrina Devega Salsabila, kapten tim putri bola voli dari Jawa Tengah, turut menyoroti pentingnya perbaikan akses jalan tersebut. Ia mengungkapkan, "Jalan yang ada di depan perlu segera diperbaiki. Ketika kami berlatih kemarin, kondisi jalan banjir, sehingga menyulitkan untuk sampai ke lapangan voli indoor." Selain itu, Kaula Hidayat, kapten tim putra voli Jawa Tengah, juga menekankan bahwa akses jalan menuju tempat pertandingan merupakan faktor krusial. Ia menjelaskan, "Jarak antara tempat pemberhentian bus dan arena pertandingan berkisar antara 150 hingga 200 meter. Terutama saat kami membawa *coolbox* yang cukup berat, perjalanan menjadi lebih sulit bagi tim." Diketahui bahwa penyelesaian akses jalan menuju lokasi pertandingan voli indoor sedang dalam proses agar dapat rampung segera. Sebelumnya, kondisi infrastruktur yang kurang memadai sempat mengakibatkan penundaan jadwal pertandingan selama sehari. Pertandingan babak penyisihan grup Bola Voli Indoor PON 2024 yang awalnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 10 September, harus diundur menjadi Rabu, 11 September akibat permasalahan tersebut. Dengan harapan, perbaikan akses jalan dapat segera dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan olahraga ini. ANTARA