SEMARANG –
**Borneonews - Banda Aceh**, Cabang olahraga panjat tebing berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan pemecahan empat rekor dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang digelar di Aceh dan Sumatra Utara pada tahun 2024. Anugrah Agung Karokaro, selaku Presiden Juri Cabang Olahraga Panjat Tebing PON XXI Aceh-Sumut, mengungkapkan bahwa di PON kali ini sudah ada beberapa rekor yang berhasil dipecahkan. Dalam keterangannya yang disampaikan di Banda Aceh, ia menyampaikan bahwa dua rekor baru berhasil terjatuh pada hari berbicara. Kiromal Katibin, atlet asal Jawa Tengah yang akrab disapa Kiki, menciptakan rekor baru dengan catatan waktu 4,81 detik pada nomor *speed world record* (WR) perorangan putra. Rekor tersebut berhasil melampaui catatan sebelumnya yang dipegang oleh Raharjati Nursyamsa dari Jawa Barat dengan waktu 5,14 detik yang tercatat pada PON XX di Papua. Sementara itu, Rajiah Sallsabillah dari Banten juga berhasil mencatatkan waktu 6,22 detik di babak final kategori *speed world record* (WR) perorangan putri. Catatan ini memperbaiki rekor yang sebelumnya telah ditorehkannya sendiri di PON Papua, yang mencatatkan waktu 6,74 detik. Selain kedua rekor tersebut, dua nomor lainnya juga mengalami pemecahan rekor, yakni pada nomor *speed relay* putra dan putri. Kontingen Sumatra Utara mencatatkan waktu terbaik 15,70 detik dalam kategori *speed relay* putra, yang diperoleh dari kolaborasi Busan Muhammad Rifki, Rian Gordon, dan Glenn Bakri. Capaian ini memecahkan rekor lama yang juga berasal dari PON Papua dengan waktu 17,36 detik. Pada kategori *speed relay* putri, tim yang terdiri dari Eka Dian Krismawati, Nindy Febriyanti, dan Amanda Narda Mutia berhasil mencatatkan waktu 21,52 detik di babak semifinal. Catatan ini mengungguli rekor sebelumnya yang juga berasal dari PON Papua dengan waktu 23,46 detik. Panjat tebing dalam perhelatan PON XXI Aceh-Sumut ini dipertandingkan melalui total 16 nomor, di mana enam di antaranya sudah mencapai tahap final. Nomor-nomor yang telah final tersebut yaitu *combined* (boulder dan lead) untuk perorangan putra dan putri, serta *speed relay* dan *speed world record* (WR) untuk kategori putra dan putri. Sebanyak 26 provinsi berpartisipasi dalam cabang olahraga panjat tebing ini, yang melibatkan sekitar 188 atlet, terdiri dari 103 atlet putra dan 85 atlet putri. Acara ini menjadi momen penting dalam sejarah olahraga panjat tebing di Indonesia, menampilkan bakat dan prestasi luar biasa dari para atlet. ANTARA