MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bobby Rinal Makmun, menegaskan komitmen TNI untuk bersikap netral dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dia memastikan bahwa pihak TNI siap berkontribusi dalam menjaga kelancaran proses pemilihan dengan menjaga kondisi yang aman dan kondusif, bekerja sama dengan kepolisian setempat. Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang damai, Pangdam Bobby menginisiasi silaturahim dengan berbagai elemen masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat dukungan dari semua komponen dalam pelaksanaan Pilkada. Acara silaturahim yang dikenal dengan istilah *Tudang Sipulung* dalam budaya Bugis-Makassar ini melibatkan partisipasi dari beragam pihak, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi, serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Selain itu, hadir juga tokoh agama, masyarakat, organisasi mahasiswa, pimpinan media, dan jurnalis. Hadirnya berbagai lapisan masyarakat dalam acara tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat kolaborasi yang kuat dalam mendukung terciptanya suasana Pilkada yang aman. Pangdam XIV/Hasanuddin menjelaskan betapa pentingnya membangun sinergi yang solid di antara semua komponen masyarakat untuk mempertahankan stabilitas dan keamanan selama masa pemilihan. "Memperkuat kerjasama antara semua pihak sangat penting untuk mewujudkan Pilkada yang berlangsung aman, damai, dan harmonis di Sulawesi Selatan," ungkapnya. Dalam pernyataannya, Pangdam juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kondusivitas selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Peran aktif dari setiap elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama proses demokrasi berlangsung. Oleh karena itu, Pangdam menekankan pentingnya menjaga silaturahim guna memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Pilkada yang aman, damai, dan penuh dengan rasa kebersamaan. ANTARA