**Borneonews - Sampang**, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada hari Rabu kemarin telah melaksanakan penandatanganan pakta integritas yang menegaskan komitmen untuk bersikap netral dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Dalam acara ini, ASN dipastikan tidak akan memihak atau mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sampang, Amrin Hidayat, memimpin kegiatan tersebut di Aula Diskominfo. Ia menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas ini dimulai dengan bacaan ikrar netralitas oleh semua ASN yang hadir.
Ikrar yang dibacakan menegaskan kewajiban ASN untuk menjaga prinsip-prinsip netralitas dalam melaksanakan tugas-tugas mereka. Selain itu, ASN diingatkan untuk menghindari segala bentuk konflik kepentingan dan menggunakan *media sosial* dengan bijak, terutama di masa Pilkada mendatang.
Amrin Hidayat juga menjelaskan betapa pentingnya menjaga netralitas ASN untuk memastikan kualitas demokrasi di Kabupaten Sampang tetap terjaga. "Netralitas ASN adalah pilar penting dalam menciptakan pemilihan yang adil dan transparan. ASN harus dapat menjaga integritas dan tidak memihak baik secara langsung maupun melalui platform digital," ujarnya.
Acara penandatanganan ini diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat bagi ASN dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan netral, sehingga mendukung suksesnya pesta demokrasi di daerah ini.
Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Pilkada 2024 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 November. Di Sampang, pemilihan ini akan dilaksanakan di 1.344 tempat pemungutan suara (TPS) yang terdistribusi di 186 desa/kelurahan di 14 kecamatan.
Dalam Pilkada kali ini, sebanyak dua pasangan calon telah mendaftar ke KPU Sampang. Mereka adalah pasangan KH Muhammad Bin Muafi Zaini dan Abdullah Hidayat yang diusung dengan nama Mandat, serta pasangan Slamet Junaidi dan Ahmad Mahfud yang dikenal sebagai Jimad Sakteh. Pasangan Mandat mendapatkan dukungan dari delapan partai politik, termasuk Partai Golkar, PPP, PAN, PDIP, Demokrat, PBB, PSI, dan Partai Hanura. Sementara itu, pasangan Jimad Sakteh didukung oleh enam partai politik, yaitu Partai Nasdem, Gerindra, PKB, Gelora, PKS, dan Partai Garuda.
ANTARA
ASN Sampang Teken Pakta Integritas untuk Netral di Pilkada 2024
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Komentar (0)
Memuat komentar…







