**Borneonews - Banda Aceh**, Kegembiraan dan haru meliputi Angela Merici Virginia Henan ketika namanya diumumkan sebagai peraih medali emas dalam cabang olahraga menembak pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Pengumuman tersebut berlangsung di Lapangan Tembak Rindam, Mata Ie, Aceh Besar, pada hari Rabu.
Atlet muda berusia remaja dari DKI Jakarta ini berhasil mencetak skor 236,8 pada nomor *10m Air Pistol Women*. Namun, saat pengumuman kemenangan menggema di ruangan tersebut, Angela pingsan dan harus dibopong oleh dewan juri dan tim kesehatan yang telah siap siaga di lapangan.
Dengan pencapaian yang mengesankan, Angela berhasil melampaui rivalnya dari provinsi lain yang juga berpartisipasi dalam cabang olahraga menembak ini. Setelah pulih dari pingsan, dia mengungkapkan rasa syukurnya, "Saya tidak menyangka akan menang, karena saat itu saya fokus, jadi mendengar pengumuman ini seperti mimpi."
Setelah mendapatkan perawatan, Angela yang dikenal memiliki senyuman manis, bangkit kembali untuk menerima ucapan selamat dari para penonton. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa medali emas yang telah diraih bukanlah peraihanya yang pertama. Sebelumnya, dia telah mengantongi empat medali dari berbagai kejuaraan menembak lainnya.
Awalnya, Angela menekuni olahraga voli sebelum akhirnya tertarik untuk beralih ke dunia menembak. Pada tahun 2022, dia secara resmi fokus mengikuti olahraga menembak kompetitif yang menguji keterampilan pada akurasi serta kecepatan dengan menggunakan berbagai jenis senjata api.
Angela juga menyatakan bahwa PON XXI Aceh-Sumut merupakan pengalaman pertamanya mengikuti event tingkat nasional. Dengan bersikap realistis, ia menyebut bahwa tantangan terbesar dalam pertandingan menembak adalah bukan kompetitornya, melainkan kemampuan untuk mengendalikan diri. Kemandirian dalam menjaga ketenangan menjadi kunci untuk mencapai tingkat akurasi yang optimal saat membidik.
"Dari medali emas ini, saya persembahkan untuk diri saya sendiri dan orang-orang terdekat yang selalu mendukung saya," ungkapnya. Medali emas tersebut menjadi motivasi bagi Angela untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik bagi DKI Jakarta dan Indonesia.
Dalam pertandingan tersebut, Angela unggul di posisi pertama, sedangkan atlet Provinsi Riau meraih medali perak dengan skor 233,6. Posisi ketiga diisi oleh Shiva Awallu Nissa dari Sumatera Utara dengan total 208,4 poin.
Kejuaraan menembak ini memperebutkan 40 medali emas, diikuti oleh sekitar 316 atlet dari 33 provinsi. Ada beragam nomor yang dipertandingkan, baik untuk kategori putra maupun putri, termasuk *10m air pistol*, *10m air rifle*, dan beberapa nomor lainnya yang meliputi tim beregu serta campuran.
Angela menyatakan bahwa persiapannya untuk kompetisi ini sudah dimulai sejak setahun lalu, waktu yang dianggapnya cukup untuk membangun kemampuan menembaknya sebelum berlaga di kancah nasional. Dengan setiap bidikan yang tepat, Angela berhasil menorehkan medali bagi kontingen Jakarta.
Dia berharap prestasi yang diraihnya dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berusaha keras dan mengejar prestasi di bidang olahraga yang mereka cintai. Pelatihnya, Mauludi, menggambarkan Angela sebagai atlet berbakat dengan keterampilan yang luar biasa dalam olahraga menembak. Dia selalu mengingatkan timnya untuk tetap tenang saat bertanding.
Medali emas yang diperoleh Angela menjadi awal yang menjanjikan bagi atlet DKI Jakarta lainnya dalam mengejar prestasi di Bumi Iskandar Muda.
ANTARA
Angela Henan raih medali emas PON XXI Aceh-Sumut, pingsan saat pengumuman
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sastra Tutur Dayak Terancam Terpinggirkan, Masyarakat Diajak Lestarikan Bahasa Daerah
Faridawaty Apresiasi Walikota Palangka Raya Terbuka soal Banpres Rp10 Miliar, Dorong Daerah Lain Transparan
Bupati Kotim Tinjau Pembangunan Rumah Anak Korban Perundungan
Pengepul Pertalet di Kapuas yang Diringkus Ditpolairud Polda Kalteng beli BBM Subsidi dengan Harga Rp 470 per Jeriken
Bupati Seruyan Minta Pelajar Hindari Bullying
Nenek Sebatang Kara di Kotim Sakit dan Hidup Sendiri, Bupati Minta Dipantau Rutin
Komentar (0)
Memuat komentar…







