BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang ibu rumah tangga bernama Dewi, 38, mengaku menjadi korban hipnotis. Uang sebesar Rp1 juta yang merupakan hasil penjualan usaha warungnya raib digasak pelaku.

Korban bersama sang suami, Erudian, lalu melapor ke Polres Palangka Raya, Rabu (27/7/2016). "Totalnya ada satu juta," kata suami korban kepada wartawan di Polres Palangka Raya.

Korban menuturkan, kerugian yang dideritanya itu sebenarnya terjadi dua kali masing-masing sebesar Rp500 ribu. Pertama pada Minggu (24/7/2016) malam. Kedua, pada Selasa (25/7/2016) sore.

Meski didatangi dua kali, korban baru sadar ketika pelaku sudah kabur bersama mobil Avanza yang ditungganginya. Menurut korban, awalnya pelaku tak dikenal itu datang lalu belanja di warung.

Tak lama kemudian, berucap meminjam duit. Namun tangan pelaku sambil menepuk bahu korban. Tanpa panjang lebar, korban mengambil uang hasil penjualan dan menyerahkan ke pelaku.

Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Erwin T H Situmorang mewakili Kapolres AKBP Lili Warli menyebutkan telah menerima laporan itu. Namun pelaku masih dalam penylidikan. (BUDI YULIANTO/m)