JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua mengajak semua elemen yang ada di tujuh wilayah adat untuk bersama-sama menciptakan pemilihan kepala daerah atau *Pilkada* yang damai pada tahun 2024. Ketujuh wilayah adat tersebut meliputi Tabi, Saireri (di Provinsi Papua), Animha (Provinsi Papua Selatan), Lapago (Provinsi Papua Pegunungan), Mee Pago (Provinsi Papua Tengah), Bomberai (Provinsi Papua Barat), dan Domberai (Provinsi Papua Barat Daya). Dalam sebuah pernyataan di Sentani, Ketua LMA Papua, Lenis Kogoya, menekankan pentingnya peran masyarakat adat di enam provinsi tersebut dalam menyukseskan *Pilkada* Serentak yang akan dilaksanakan tahun depan. Lenis Kogoya menyatakan, "Ondoafi, ondofol, kepala suku, dan raja-raja, bersinergi dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di tujuh wilayah adat, diharapkan dapat menciptakan suasana *Pilkada* yang sejuk sehingga dapat menghasilkan kepala daerah yang sesuai harapan masyarakat." Dia menjelaskan bahwa, untuk pelaksanaan *Pilkada* yang baik dan sukses, seluruh komponen masyarakat harus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (*kamtibmas*) secara bersama-sama. "Isu keamanan tidak hanya tanggung jawab TNI-Polri, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk masyarakat adat dan penduduk nusantara yang tinggal di Papua," lanjutnya. Dalam konteks yang lebih luas, Kogoya mengingatkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bagi semua orang yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk berkontribusi dalam menciptakan kondisi *kamtibmas* yang kondusif. "Kerukunan bangsa, baik dalam aspek sosial maupun agama, perlu dijaga agar bangsa ini menjadi kuat dan kokoh. Kondisi ini harus tercipta di Papua," tegasnya. Lebih jauh, dia menekankan bahwa tokoh masyarakat adat harus berfungsi sebagai "jembatan" untuk merangkul semua elemen di wilayah mereka demi menjaga kedamaian selama proses pemilihan mendatang. "Saya ingin menekankan kepada masyarakat adat di Papua Pegunungan dan Papua Tengah untuk berbenah dan menyukseskan *Pilkada*, meskipun situasi politik di wilayah ini cukup menantang," ungkapnya. Lenis Kogoya, selain menjabat sebagai Ketua LMA Papua, juga memperoleh mandat sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan Republik Indonesia, dengan fokus pada Kesejahteraan Masyarakat dan Pembangunan Wilayah Timur. ANTARA