MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Peringatan HUT ke-79 Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) di Makassar menekankan pentingnya konvergensi media dalam mengawal proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang damai. Kepala Stasiun LPP RRI Makassar, Jaya Maulana, menyatakan komitmennya untuk mendukung Pilkada yang akan berlangsung serentak di 25 kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Selatan. Dalam sebuah acara yang dilaksanakan dengan meriah, termasuk penyulutan obor sebagai simbol dari peringatan ini, Jaya menegaskan kesiapan mereka untuk memberi informasi yang akurat dan netral terkait Pilkada mendatang. Jaya menambahkan bahwa dengan keberadaan LPP RRI yang telah beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, lembaga ini akan berperan sebagai media yang bisa diandalkan dalam menyampaikan informasi yang sehat kepada publik, sehingga mendukung terciptanya Pilkada yang damai. Dalam konteks pemilu di daerah, ia menekankan pentingnya transparansi dan tanggung jawab dalam setiap tahapan Pilkada, mulai dari proses penentuan calon hingga penghitungan suara. LPP RRI juga berkomitmen untuk memperhatikan kepentingan publik dan bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pelaksanaan Pilkada ini. Meski demikian, Jaya menjelaskan bahwa LPP RRI tidak akan melakukan penghitungan cepat (*quick count*) seperti yang dilakukan pada Pemilihan Presiden sebelumnya. Sebagai gantinya, mereka akan melakukan *voice report*, di mana mereka akan melaporkan secara langsung situasi pemilihan dan proses penghitungan suara di lapangan. Dalam menghadapi perkembangan media digital yang semakin pesat, LPP RRI mengakui bahwa tantangan yang mereka hadapi cukup besar. Persaingan dengan media digital yang terus berkembang memerlukan adaptasi yang cepat dan tepat. Meskipun demikian, LPP RRI terus berusaha meningkatkan kehadirannya di berbagai platform digital. Saat ini, RRI telah menjadi media multi-platform yang hadir di berbagai kanal seperti YouTube, layanan streaming langsung, aplikasi RRI News, podcast, dan masih banyak lainnya. ANTARA