GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo**, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) dari Kementerian Dalam Negeri telah mendorong Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk melakukan inovasi, termasuk merancang pembentukan kawasan ekonomi khusus di wilayah tersebut. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok kecil. Kepala BSKDN, Yusharto Huntoyungo, menjelaskan bahwa salah satu formula yang dapat diadopsi adalah kombinasi dari *K3*, yaitu Kandang, Kolam, dan Kebun. Selain itu, pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) modern juga menjadi bagian dari inovasi yang diusulkan. Ia menjelaskan bahwa setelah inovasi tersebut diimplementasikan, langkah selanjutnya adalah mendorong terbentuknya kawasan industri atau kawasan ekonomi khusus yang dapat memberikan nilai tambah terhadap komoditas unggulan daerah. Dalam kunjungannya ke Gorontalo, Yusharto juga mengevaluasi kinerja Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, selama tiga bulan terakhir. Ia memberikan apresiasi terhadap berbagai pencapaian pembangunan yang telah dilakukan oleh Rudy selama masa kepemimpinannya. "Pesan saya agar Gubernur dapat mendorong terbentuknya kawasan industri atau kawasan ekonomi khusus di Gorontalo," ujar Yusharto, yang juga merupakan putera daerah tersebut. Namun, ia mencatat adanya beberapa indikator yang perlu dilengkapi, termasuk data mengenai pendapatan asli daerah (PAD) dan retribusi yang harus segera diperbaiki oleh tim penyusun laporan. Yusharto juga menekankan posisi Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, sehingga diharapkan dapat memantau dan memfasilitasi kebijakan yang diterapkan di tingkat kabupaten dan kota. Salah satu contoh konkret adalah kebijakan penyesuaian tarif PDAM, yang sebaiknya ditunda mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya stabil. Dalam pemaparan yang disampaikan oleh Rudy Salahuddin, terdapat sepuluh indikator prioritas yang disampaikan kepada tim penilai, yang juga dilengkapi dengan lampiran 106 indikator kinerja. Indikator tersebut mencakup tiga aspek penting, yaitu pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Rudy menekankan bahwa ia ditugaskan untuk fokus pada empat perhatian utama sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri, yaitu pengendalian inflasi, penurunan angka stunting, penurunan kemiskinan ekstrem, dan menjaga stabilitas politik menjelang pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pilkada). "Saya berkomitmen untuk menjalankan seluruh amanat tersebut dengan sebaik-baiknya, prioritaskan kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambah Rudy. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya berbuah positif bagi wilayah Gorontalo, tetapi juga dapat memberikan efek domino yang baik bagi masyarakat luas. ANTARA