**Borneonews - Kandangan**, Kebakaran hutan dan lahan (*karhutla*) mengakibatkan dampak serius di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan. Teridentifikasi, tujuh desa mengalami pengaruh langsung dari kejadian tersebut, yang diduga disebabkan oleh praktik pembukaan lahan pertanian melalui metode pembakaran.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Kusairi, menyatakan bahwa tujuh desa yang terimbas tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Daha Selatan, Kecamatan Daha Utara, dan Kecamatan Daha Barat. "Penyebab utama terjadinya *karhutla* ini adalah dugaan adanya tindakan pembukaan lahan pertanian dengan cara membakar," paparnya di Kandangan.
Dari data yang diperoleh hingga September 2024, jumlah desa yang terdampak meningkat dari lima desa yang terlaporkan pada bulan sebelumnya. Di Kecamatan Daha Utara, desa yang terkena dampak adalah Paramaian, Pandak Daun, dan Pakan Dalam. Sedangkan di Kecamatan Daha Selatan, dampak juga dirasakan di Desa Muning Dalam, sementara di Kecamatan Daha Barat, tiga desa terdampak adalah Desa Baru, Siang Gantung, serta Desa Bajayau. Kusairi menambahkan bahwa dua desa baru yang kini tercatat terdampak adalah Desa Bajayau dan Pakan Dalam.
Meski ada penambahan desa yang mengalami *karhutla*, luas area yang terbakar saat ini diperkirakan masih sekitar satu hektare. Hal ini disebabkan oleh respons cepat yang dilakukan oleh satuan tugas (satgas) di tingkat desa, yang dibantu oleh satgas kecamatan. Mereka telah berhasil menanggulangi kobaran api yang muncul dengan efisien.
Status kebakaran hutan dan lahan di Hulu Sungai Selatan saat ini belum ditetapkan sebagai situasi tanggap darurat, melainkan masih dalam status siaga darurat. Beruntung, semua titik api yang terdeteksi telah berhasil dipadamkan oleh satgas di tingkat desa dan kecamatan.
Dari prediksi yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan, tahun ini diperkirakan mengalami musim kemarau, termasuk jenis kemarau basah atau dalam batas normal, yang diyakini tidak akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama.
ANTARA
Kebakaran Hutan Landasi Tujuh Desa di Hulu Sungai Selatan
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemko Tidak Kewalahan Tangani Karhutla, Fokus Hadapi Kondisi di Lapangan
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Komentar (0)
Memuat komentar…







