BORNOENEWS, Baamang - Pembuatan gorong-gorong yang berada di Jl Kihajar Dewantara, Kecamatan Baamang, kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tak kunjung diselesaikan. Hal itupun berdampak langsung dengan keselamatan pengendara, yang mana sering menjadi korban akibat jaln tersebut.
“Korbannya mulai dari anak sekolah hingga orang tua, bahkan wanita hamil juga pernah terjatuh akibat melintas di gorong-gorong tersebut,” ujar Setiawan, warga yang tinggal di kalan tersebut, Rabu (27/7/2016).
Ia mengatakan sudah puluhan pengendara jatuh akibat tidak diperbaikinya gorong-gorong yang baru dibuat hampir setahun terakhir tersebut.
Setiawan menceritakan, pada Rabu (27/7/2016) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, satu orang mengalami luka cukup berat akibat terjatuh ketika menabrak gorong-gorong itu. Korban tidak tewas dan hanya dirawat di rumah sakit.
Banyaknya pengendara yang jatuh di pembuatan gorong-goroeng itu akibat tingginya timbunan. Namun timbunan tanah di tempat itu tak kunjung di aspal, sehingga hal itulah yang membuat pengendara motor yang melintas terjatuh. Apalagi saat malam hari, jalan tersebut terbilang gelap, sehingga bagi pengendara yang memacu kecepatan tinggi tidak akan melihat dan terjatuh akibat melintasi timbunan tanah itu.
“Padahal jalan ini adalah tempat para pelajar di empat Sekolah Menengah Atas (SMA) lewat. Namun tetap hal itu tidak menjadi perhatian pemerintah, dan tak kunjung ada pengasapalan di gorong-gorong yang dibuat itu,” ungkap Setiawan.
Setiawan berharap agar perbaikan atau pengasapalan di gorong-gorong itu cepat dilakukan, sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban. (M HAMIM/m








