MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham, berkomitmen untuk membantu ratusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan agar memperoleh izin dari BPOM (*Badan Pengawas Obat dan Makanan*). Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan derajat kesehatan dan perekonomian masyarakat, khususnya di Makassar. Dalam keterangan resminya, Aliyah menyatakan bahwa pihaknya terus menerus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk mendapatkan izin tersebut. Ia menekankan pentingnya pendampingan yang diperlukan bagi UMKM untuk "naik kelas" dalam bisnis mereka. "Kami secara rutin memberikan informasi dan panduan agar masyarakat lebih memahami proses dan persyaratan untuk mendapatkan izin BPOM," ujarnya. Pendekatan ini melibatkan interaksi langsung serta pemberdayaan melalui program edukasi yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya memiliki izin resmi. Di Kota Makassar, pendidikan dan sosialisasi yang dilakukan telah menarik ratusan pelaku UMKM yang tergabung dalam Forum Cipta Cendekia (FCC). "Dengan adanya edukasi ini, kami berharap UMKM di Makassar dapat memiliki produk dengan kualitas yang lebih baik," tambah Aliyah, yang juga merupakan Bakal Calon Wakil Walikota Makassar. Andi Oci A Lepuddin, Ketua FCC, menyambut positif kegiatan ini dan mengajak lebih banyak pelaku UMKM untuk berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa kepemilikan izin BPOM adalah hal yang sangat penting bagi keberlangsungan usaha mereka. "Kegiatan ini sangat dinantikan oleh banyak pelaku UMKM. Dengan izin BPOM, tentunya nilai jual produk mereka akan meningkat," ujarnya. Andi juga menyampaikan terima kasih kepada Aliyah Mustika Ilham atas upaya yang telah diinisiasi untuk memberikan dukungan kepada UMKM di Makassar. "Kami berterima kasih kepada Komisi IX DPR RI, terutama kepada Aliyah Mustika Ilham, yang peduli dan membantu keberlanjutan UMKM di Makassar. Dengan memiliki izin BPOM, kami optimis UMKM di sini akan lebih mampu bersaing di pasar," tutupnya. ANTARA