BORNEONEWS, Palangka Raya - Gebyar UMKM Wilayah Barat 2024 di wilayah Sampit, Kotawaringin Timur diawali dengan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang mengadakan kegiatan edukasi keuangan dengan tema "UMKM Cerdas Keuangan Untuk Kalteng Makin Berkah".
Acara ini dipimpin oleh Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, yang memberikan materi mengenai berbagai aspek penting dalam pengelolaan keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, Primandanu menyampaikan materi yang mencakup pengenalan OJK, perkembangan UMKM secara nasional dan di wilayah Kalimantan Tengah, serta produk Lembaga Jasa Keuangan yang dapat digunakan untuk mendukung permodalan UMKM.
Dia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal dan memberikan tips pengelolaan keuangan sederhana.
Primandanu menyoroti peran penting UMKM dalam perekonomian Indonesia, dengan menyebut bahwa UMKM yang mayoritas dikelola oleh perempuan merupakan pahlawan nasional.
"UMKM merupakan penopang perekonomian Indonesia dan berkontribusi sebanyak 61,07 persen terhadap PDB," kata Danu dalam keterangan resminya kepada Borneonews pada Kamis, 12 September 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Tengah.
Sejak awal 2024 hingga Mei 2024, OJK Kalteng telah melaksanakan 37 kegiatan edukasi keuangan di berbagai wilayah. Edukasi ini mencakup berbagai kalangan masyarakat, termasuk pelajar, komunitas, aparatur negara, dan perangkat desa.
"Dengan adanya kegiatan edukasi ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kalimantan Tengah dapat lebih cerdas dalam mengelola keuangan mereka, sehingga dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah dan nasional," tuturnya.
Acara ini berlangsung di Taman Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, Wakil Gubernur H Edy Pratowo, serta Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor.
Selain itu, turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, pimpinan OPD lingkup Provinsi Kalimantan Tengah, dan berbagai lembaga jasa keuangan.(TESTI PRISCILLA/R)









