**Borneonews - Mataram**, Sebanyak 124 anak dari Kota Mataram, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, turut berpartisipasi dalam kegiatan sunatan massal gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Mataram. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal 1446 Hijriah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, H Emirald Isfihan, menjelaskan pada Kamis bahwa tingginya jumlah peserta sunatan massal menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini. Ia mencatat bahwa biasanya, dalam kegiatan serupa, jumlah peserta berkisar antara 30 hingga 50 anak.
Meskipun diikuti oleh 124 anak, jumlah itu belum mencapai target yang ditetapkan, yaitu 200 anak. Emirald mengacu pada potensi pendaftaran yang mungkin terhambat oleh waktu sosialisasi yang relatif pendek, yakni hanya dua hari sebelum acara. Hal ini menyebabkan sebagian masyarakat masih ingin ikut tetapi tidak dapat mendaftar karena waktu pendaftaran telah ditutup.
Situasi ini menjadi catatan penting untuk evaluasi ke depannya, mengingat kegiatan sunatan massal ini direncanakan untuk menjadi agenda tahunan di Kota Mataram setiap bulan Maulid. Emirald menambahkan bahwa tradisi sunat di Mataram biasanya diselenggarakan bersamaan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, di mana layanan gratis ini diberikan kepada masyarakat.
Kegiatan sunatan massal gratis diharapkan dapat membantu meringankan beban keuangan masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu yang mungkin harus membayar biaya sunat yang bisa mencapai Rp1 juta. "Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat mengurangi beban orang tua," tuturnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Mataram bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Terdapat tiga tim medis dari RSUD dan empat tim medis dari Dinas Kesehatan yang terlibat dalam kegiatan ini. Dengan total tujuh tim medis, pihak penyelenggara optimis semua anak akan selesai disunat dalam waktu yang ditentukan, yaitu sekitar pukul 11.00 Wita setelah dimulai dari pukul 07.30 Wita.
Setelah proses sunat, pihak Dinas Kesehatan juga menyiapkan petugas untuk memberikan edukasi mengenai perawatan luka serta pemberian obat. Selain itu, bingkisan yang berisi celana sunat juga disediakan agar bisa langsung digunakan oleh anak-anak setelah sunat.
Lebih lanjut, para petugas akan melakukan pemantauan terhadap kondisi anak pasca-sunat. Orang tua diminta untuk membawa anak-anak mereka ke puskesmas jika diperlukan. "Kami akan memastikan bahwa anak-anak yang telah disunat dalam keadaan baik, bukan hanya selesai sunat dan diabaikan," tegas Emirald.
ANTARA
Sunatan Massal Gratis di Mataram, 124 Anak Ikut Partisipasi
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Komentar (0)
Memuat komentar…







